Toba Samosir

Bupati Tobasa Sambut Kunjungan Menteri Pariwisata

Bupati Tobasa Sambut Kunjungan Menteri Pariwisata

RADARINDO.co.id – TOBASA : Direktur BODT Arie Prasetyo bersama Bupati Toba Samosir (Tobasa) Darwin Siagian, didampingi Sekdakab Audy Murphy Sitorus, pimpinan OPD, Camat Ajibata Tigor Sirait, dan Kepala Desa Sigapiton Gultom, menyambut kunjungan kerja (kunker) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, ke pusat Kaldera Danau Toba di Desa Sigapiton Kecamatan Ajibata Kabupaten Tobasa, Kamis (19/7) lalu.

Menpar Arief bersama Bupati Darwin beserta rombongan, selanjutnya berkunjung ke Desa Sigapiton untuk meninjau warung binaan Kemenpar. Disana, rombongan diterima warga setempat dengan iringan tarian dari grup sanggar Dainang Sigapiton.

Diketahui, Menpar Ariet Yahya, Bupati Darwin Siagian, bersama Direktur BODT Arie Prasetyo, sangat gencar menggenjot potensi nomadic tourism setelah diresmikannya The Kaldera Toba beberapa waktu silam, dan ditetapkannya Danau Toba menjadi kawasan destinasi wisata salah satu super prioritas Kementerian Pariwisata.

Keesokan harinya, Jum’at (19/7) rombongan Menpar melakukan kunjungan ke gedung Batikta dan disambut Bupati Tobasa Darwin Siagian bersama Pengusaha Batikta Trisna Pardede di Desa Tampubolon Kecamatan Balige.

Menpar sangat mengapresiasi Batikta yang merupakan pusat oleh-oleh makanan ciri khas, dan berbagai Busana gorga jenis batik khas Tobasa. Pasalnya, usaha yang dirintis para kaum muda itu, dinilai sangat mendukung destinasi pariwisata Tobasa sebagai super prioritas program Kementerian Pariwisata.

Menpar Arief juga meresmikan dan menandatangani prasasti Batikta, sebagai dukungan kepada para kaum muda Tobasa yang berkreasi menyambut para wisatawan yang berkunjung ke Tobasa dengan menghadirkan berbagai busana Batik Toba, Kopi, dan berbagai makanan ciri khas Tobasa.

“Sekarang kita mengharapkan pengembangan ekonomi kreatif yang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pasar. Selain ekonomi kreatif, kita juga mengharapkan suatu pasaran harga yang pas sehingga mampu menggaransi harga yang sesuai kepada wisatawan yang ada di sini,” ucapnya. (KRO/RD/ERB)

DPRD Toba Samosir Kunjungi Rutan Klas II Balige

DPRD Toba Samosir Kunjungi Rutan Klas II Balige

RADARINDO.co.id – BALIGE : Wakil Ketua DPRD Toba Samosir (Tobasa), Tony Simajuntak, bersama anggota Komisi B DPRD Tobasa, Liston Hutajulu ST, melakukan kunjungan ke Rutan Klas II Balige kemarin, belum lama ini. Setibanya dilokasi, para wakil rakyat itu disambut Koordinator Bina Kerja Rutan Balige, Edison Ramos Tambunan.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk menindaklanjuti terkait adanya pemberitaan mengenai kerajinan tangan hasil karya warga binaan di rutan tersebut, berupa minianur, kursi dari kayu, kursi sofa, berbagai macam meja, tongkat , pot bunga, lemari, dan kerajinan tangan lainnya.

Wakil Ketua DPRD Tobasa, Tony Simajuntak didampingi Liston Hutajulu, merasa prihatin melihat warga binaan di Rutan tersebut. Pasalnya, dalam mengerjakan kerajinan-kerajinan tangan itu, mereka menggunakan alat seadanya.

“Kita dari DPRD akan menampung aspirasi rakyat yang ada di Rutan Balige ini agar Karutan memberikan Proposal ke kita, agar kita menampung peralatan yang diperlukan untuk kerajinan yang ada di Rutan ini,” ungkapnya. (KRO/RD/ERB)

Wakil Ketua DPRD Toba Samosir Kunjungi Rutan Klas II Balige

Wakil Ketua DPRD Toba Samosir Kunjungi Rutan Klas II Balige

RADARINDO.co.id- BALIGE : Wakil Ketua DPRD Toba Samosir (Tobasa), Tony Simajuntak, bersama anggota Komisi B DPRD Tobasa, Liston Hutajulu ST, melakukan kunjungan ke Rutan Klas II Balige kemarin, Kamis (4/7). Setibanya dilokasi, para wakil rakyat itu disambut Koordinator Bina Kerja Rutan Balige, Edison Ramos Tambunan.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk menindaklanjuti terkait adanya pemberitaan mengenai kerajinan tangan hasil karya warga binaan di rutan tersebut, berupa minianur, kursi dari kayu, kursi sofa, berbagai macam meja, tongkat , pot bunga, lemari, dan kerajinan tangan lainnya.

Wakil Ketua DPRD Tobasa, Tony Simajuntak didampingi Liston Hutajulu, merasa prihatin melihat warga binaan di Rutan tersebut. Pasalnya, dalam mengerjakan kerajinan-kerajinan tangan itu, mereka menggunakan alat seadanya.

“Kita dari DPRD akan menampung aspirasi rakyat yang ada di Rutan Balige ini agar Karutan memberikan Proposal ke kita, agar kita menampung peralatan yang diperlukan untuk kerajinan yang ada di Rutan ini,” ungkapnya. (KRO/RD/ERB)

Bupati Tobasa Serahkan 399 Orang Penerima KKS

Bupati Tobasa Serahkan 399 Orang Penerima KKS

RADARINDO.co.id – Lumban Julu : Bupati Toba Samosir (Toba) Darwin Siagian menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk Keluarga Penerima Mamfaat (KPM) Kecamatan Lumban Julu di Aula Kantor Camat Lumban Julu, Jumat (27/6/2019).
Penyerahan ini merupakan lanjutan pemberian KKS BNPT kepada 7995 KPM di 16 Kecamatan Se-Kabupaten Toba Samosir yang telah di launching oleh Bupati Darwin Siagian di Siantar Narumonda 24/6/2019 yang lalu. Untuk Kecamatan Lumban Julu penerima KKS BNPT sejumlah 399 orang dengan dengan rincian dari Program Keluarga Harapan 246 orang dan Non PKH 153 orang.
Bupati Darwin dalam arahannya mengharapkan agar masyarakat penerima KKS BNPT khususnya dan masyarakat Toba Samosir umumnya untuk bekerja keras dan berdoa.”Bekerja keras dan berdoa karena berdoa dan bekerja harus seimbang” harapnya. Ditambahkannya bantuan ini merupakan stimulus (pendorong) agar masyarakat yang kurang mampu dapat mandiri.
“Kalau udah mandiri maka bantuan ini dialihkan kemasyarakat yang lebih membutuhkan” jelasnya.
Kabid Sosial Antoni Dolok Saribu menjelaskan Bantuan Pangan Non Tunai Rp110.000 per bulan adalah pengganti Beras Sejahtera (Rastra).
”Uang Rp110.000 itu tidak dapat dicairkan dalam bentuk uang tapi berupa bahan pangan berupa beras,” jelasnya.

Kadis Pendidikan Parlinggoman Panjaitan mengharapkan agar penerima KKS BPNT agar giat bekerja. Hidup adalah pilihan untuk hidup sejahtera kita harus bekerja, kerja dan kerja, tegasnya.
Hadir dalam acara itu Kadis Perindakop Marsarasi Simanjuntak, Kadis Dukcapil Bonar M.Butar Butar, Kadis BNPBD Herbet Pasaribu, Camat Lumban Julu Alfared Manurung,mewakili Polres Tobasa, mewakili Perum Bolog Subdivre Pematang Siantar, PT. Bank Mandiri, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pendamping Program Keluarga Harapan, Kepala Desa Se-Kecamatan Lumban Julu, Agen E-Warung dan Penerima KKS BNPT. (KRO/RD/ERB)

Ribuan Warga Hadiri Pembukaan Festival 1000 Tenda Caldera Toba 2019

Ribuan Warga Hadiri Pembukaan Festival 1000 Tenda Caldera Toba 2019

RADARINDO.co.id – Tobasa : Diperkirakan mencapai ribuan warga menghadiri pembukaan festival 1000 tenda Caldera Toba 2019. Acara ini di Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) dan dibuka oleh
Wakil Bupati Toba Samosir Hulman Sitorus, Sabtu (29/06/2019).
Orang nomor dua di kabupaten Tobasa itu membuka secara resmi kegiatan Festival 1000 Tenda Caldera Toba 2019 bertempat di pinggiran Danau Toba Desa Meat Kecamatan Tampahan, sangat meriah.
Dalam sambutannya Wabub Hulman menyampaikan ucapan terimakasi kepada seluruh pihak yang berperan dalam mensukseskan acara Festival 1000 Tenda Caldera Toba Tahun 2019. Hulman Sitorus juga mengapresiasi Tumpak Hutabarat , Mian Manurung sebagai perwakilan FES (Friedrich Ebert Stiftung) yayasan asal Jerman, Direktur Rumah Karya Indonesia(RKI) Marojahan Manalu, dan Kemetrian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Nasri Haryanto.

“Selama tiga tahun terakhir, Pemerintah Indonesia sangat serius menjadikan Danau Toba sebagai objek destinasi utama Pariwisata di Indonesia. Ini merupakan tantangan yang besar bagi masyarakan Indonesia khususnya masyarakat Tobasa. Tuhan menganugrahkan sebuah danau yang besar bagi rakyat Tobasa sehingga sepantasnya kita semua bersyukur” ujar Hulman Sitorus.
Wakil bupati menyambut kedatangan seluruh peserta Festival 1000 Tenda Caldera Toba. mengingat peserta yang datang bukan hanya dari Sumatera Utara, bahkan ada yang datang dari Bandung, Banyuwangi, Jogyakarta, Jakarta, Padang, Pekan Baru, Aceh dan lain-lain, atas nama Pemkab dan Masyarakat Tobasa mengucapkan Selamat datang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua peserta,”
Kata Wabup Hulman mengahiri.
Semtara itu, mewakili Kementrian Koordinator PMK, Nasri Haryanto menyampaikan bahwa Desa Meat memilki modal yang sangat luar biasa. dari sisi alam ada perbukitan dan Danau yang sangat luar biasa apabila dikembangkan, ini akan menjadi aset yang sangat luar biasa.

Mian Manurung mewakili FES memaparkan bahwa kegiatan ini tidak memiliki sponsor ,dan dilakukan untuk mengembangkan minat dan memaksimalkan kemampuan seluruh teman teman peserta 1000 tenda.
Ketua pelaksana kegiatan Tumpak Hutabarat menjelaskan Desa Meat merupakan desa yang paling keren sebagai tempat dilaksanakannya festival 1000 tenda, dan panitia sudah melakukan survei diberbagai tempat tapi Desa Meat yang paling bagus lokasinya.
“Berharapa agar Pemerintah Kabupaten Toba Samosir lebih menata dan menyediakan fasilitas-fasiltas umum seperti kamar mandi dan lampu agar lebih menarik jumlah orang yang datang,” katanya mengahiri.
Tampak hadir Plt Sekda Harapan Napitupulu, Inspektur Wallen Hutahaean, kadis Pariwisata Audy Murpy Sitorus, Kadis Kominfo Lalo H Simanjuntak, Kadis Perindagkop Marsarasi Simanjuntak, Kadis PMDP&PA Henri Silalahi , Camat Tampahan Freddy Panjaitan , beberapa pejabat lainnya , dan ribuan peserta serta warga sekitar, (KRO/RD/ERB)

Bupati Tobasa Serahkan 399 Orang Penerima KKS

Bupati Tobasa Serahkan 399 Orang Penerima KKS

RADARINDO.co.id– Lumban Julu: Bupati Toba Samosir (Toba) Darwin Siagian menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk Keluarga Penerima Mamfaat (KPM) Kecamatan Lumban Julu di Aula Kantor Camat Lumban Julu, Jumat (27/6/2019).

Penyerahan ini merupakan lanjutan pemberian KKS BNPT kepada 7995 KPM di 16 Kecamatan Se-Kabupaten Toba Samosir yang telah di launching oleh Bupati Darwin Siagian di Siantar Narumonda 24/6/2019 yang lalu. Untuk Kecamatan Lumban Julu penerima KKS BNPT sejumlah 399 orang dengan dengan rincian dari Program Keluarga Harapan 246 orang dan Non PKH 153 orang.
Bupati Darwin dalam arahannya mengharapkan agar masyarakat penerima KKS BNPT khususnya dan masyarakat Toba Samosir umumnya untuk bekerja keras dan berdoa. ”Bekerja keras dan berdoa karena berdoa dan bekerja harus seimbang” harapnya.
Ditambahkannya bantuan ini merupakan stimulus (pendorong) agar masyarakat yang kurang mampu dapat mandiri. “Kalau sudah mandiri maka bantuan ini dialihkan ke masyarakat yang lebih membutuhkan,” jelasnya.
Kabid Sosial Antoni Dolok Saribu menjelaskan Bantuan Pangan Non Tunai Rp110 ribu per bulan adalah pengganti Beras Sejahtera (Rastra).
”Uang 110 rb itu tidak dapat dicairkan dalam bentuk uang tapi berupa bahan pangan berupa beras,” jelasnya.

Kadis Pendidikan Parlinggoman Panjaitan mengharapkan agar penerima KKS BPNT agar giat bekerja. “Hidup adalah pilihan untuk hidup sejahtera kita harus bekerja, kerja dan kerja” tegasnya.
Hadir dalam acara itu Kadis Perindakop Marsarasi Simanjuntak, Kadis Dukcapil Bonar M.Butar Butar, Kadis BNPBD Herbet Pasaribu, Camat Lumban Julu Alfared Manurung, mewakili Polres Tobasa, mewakili Perum Bolog Subdivre Pematang Siantar, PT. Bank Mandiri, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pendamping Program Keluarga Harapan, Kepala Desa Se-Kecamatan Lumban Julu, Agen E-Warung dan Penerima KKS BNPT. (KRO/RD/ERB)

3 Siswa Asal Tobasa Ikuti OSN

3 Siswa Asal Tobasa Ikuti OSN

RADARINDO.co.id – BALIGE : Bupati Toba Samosir (Tobasa), Ir Darwin Siagian, memberangkatkan satu orang pelajar SD dan dua pelajar tingkat SMP mengi­kuti Olimpiade Sains Nasional (OSN), Kamis (20/6) lalu.

Bupati Darwin menjelaskan kepada para peserta OSN agar jangan terbeban, prestasi itu adalah usaha. “Ini semua, tidak ada yang langsung pintar, ada hubungan guru, orangtua, dan lingkungan masyarakat. Sebagai utusan Toba Samosir untuk lebih aktif, kalau ada masalah supaya cepat berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Samosir,” katanya.

 

Bupati Darwin menanyakan persiapan peserta OSN. Mereka mengatakan telah banyak mendapatkan pelatihan yang diterima. Tidak lupa mereka berterimakasih kepada kepala sekolah, guru, dan orangtua.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Parlinggoman Panjaitan mengatakan perlu rasa percaya diri dan tanamkan pada diri yang terbaik untuk Toba Samosir.

 

Ia meminta kepada undangan yang hadir agar memberi pujian kepada semua orang yang memiliki prestasi, jangan suka mencari-cari kesalahan, harus ada perimbangan. “Kalau ada prestasi mari kita dukung,” katanya.

Sementara, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Tumpal Panjaitan menjelaskan bahwa kegiatan Olimpiate tingkat SD dan SMP akan dilaksanakan mulai 30 Juni-6 Juli 2019 mendatang di Yogyakarta. Kabupaten Toba Samosir sendiri katanya, mengi­rimkan peserta sebanyak 3 orang. (KRO/RD/ANS)

Oknum Guru ASN Tobasa Viral Video Call Dengan Istri Orang Tanpa Busana

Oknum Guru ASN Tobasa Viral Video Call Dengan Istri Orang Tanpa Busana

RADARINDO.co.id-Tobasa: Dunia seakan terus berputar laksana “roda” pedati. Terkadang ada diatas namun sebaliknya dibawa. Meski “roda” berputar sebaiknya penghuni dunia tidak menjadi berputar. Seakan membuat aksi mencari sensasi sehingga viral di medsos yang dapat ditonton jutaan pasang mata. Artinya jika ada hal yang dianggap tabuh oleh masyarakat namun dengan kecanggihan teknologi kemudian uplute maka ini tidak hanya bisa bikin geger tapi bisa terkena sanksi undang undang ITE.
Berita yang diterima Biro Radarindo.co.id Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) baru baru ini. Sesuai laporan sumber pada pada hari Rabu (19/6/2019) dari warga desa uluan yang tidak mau disebut namanya membenarkan bahwa oknum ASN Tobasa berinisial HS yang mengajar di Sekolah Dasar Negeri 17XXXX Lumban Nabolon, kecamatan Uluan Kabupaten Toba Samosir, diduga memposting foto bugil dengan istri orang lain.
Informasi sumber menyebutkan, HS diduga sengaja video Call dengan istri orang lain dengan foto Bugil atau telanjang tanpa sehelai benang. Konon katanya, dengan foto screenshot yang sekarang sedang beredar dikalangan masyarakat. Sementara itu, oknum HS saat dikonfirmasi awak media melalui Hpnya ia membenarkan bawah itu dirinya dia hilap dan mengakuinya katanya Hpnya hilang dan fotonya beredar. “Hp saya hilang entah siapa yang dapat kemudian potonya beredar,” ujanya dengan nada polos.
Tim RADARINDO co.id saat turun lapangan ke Uluan beberapa warga sudah ada yang tahu tentang foto oknum HS dengan istri orang lain. Masyarakat minta Dinas pendidikan Kabupaten Tobasa agar menindak HS dengan UU ASN. “Kita takutnya kedepan anak didiknya jadi korban, dan istri orang lain biar jangan terulang lagi kedepan,” ungkap warga yang tidak mau disebut namanya kepada awak media.
Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Tobasa, Parlingoman Panjaitan, saat di datangi awak media ke kantornya tidak berada di tempat.
Beberapa kali hp atau seluler milik Kadis Pendidikan dihubungi melalui namun tidak aktif.
Ketua Barisan Intelektual Suara Sumut, Arief Tanjung yang dimintai tanggapan terkait video call oknum ASN patut disesalkan. “Jika video itu benar maka prilaku tersebut sudah mencerminkan etika buruk. Kadis Pendidikan harus berani memberi teguran serius,” tegas Arief Tanjung. (KRO/RD/Tobasa/ERB

Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo, SIK, Ajak Pengusaha Kuliner Bekerjasama

Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo, SIK, Ajak Pengusaha Kuliner Bekerjasama

RADARINDO.co.id-Tobasa : Kapolres Toba Samosir (Tobasa), AKBP Agus Waluyo, SIK, mengunjungi konser musik Internasional Toba Caldera World Music Festival (TCWMF) 2019 yang digelar tanggal 14-16 Juni 2019, di lapangan terbuka Bukit Singgolom Desa Lintongnihuta Kecamatan Tampahan, Toba Samosir.

AKBP Agus, saat mengunjungi lokasi konser, mengunjungi stand kuliner disekitar lokasi stand Yul Desidiana Siringoringo, yang mempromosikan Kacang Hinalang, Ny Simanjuntak br Aceh (mama Atra) yang menjual bakso rasa andaliman dan makanan merek Jambu rasa andaliman.

Stand Hendra Siahaan yang menjual minuman Bandrek rasa Andaliman, dan stand Marandus Sirait menjual kacang tojen, kopi hinalang, kerupuk, sasagun yang semuanya memiliki cita rasa andaliman.Saat di dikonfirmasi, RADARINDO.co.id AKBP Agus , menjelaskan, “Sejak saya baru bertugas 6 bulan di Tobasa, ternyata baru kali ini saya temukan salah satu tumbuhan atau produk asli Tobasa yaitu tumbuhan andaliman, yang menurut penelitian mempunyai antioksidan tinggi yang luar biasa dan disini ada banyak produk-produk yang punya rasa andaliman, kacang garing, kacang tojen yang punya rasa pedas-pedasnya dan getar-getarnya, cukup enak, ada kopi Habornas juga rasa andaliman yang mempunyai antioksidan untuk melawan racun -racun ditubuh kita dan sudah merasakan kasiatnya,” ujar AKBP Agus.


Kapolres mengajak para pengusaha kuliner ole-ole khas Tobasa untuk bekerjasama dengan Polres dalam bentuk para pengusaha Usaha Kecil dan Menengah (UKM) ikut meramaikan kegiatan Polres dan berjanji ikut mempromosikan ole-ole khas Tobasa Kepada para Tamu di Mapolres,” kata AKBP Agus mengahiri.


Menanggapi ajakan orang nomor satu di Mapolres Tobasa itu, pimpinan komunitas UKM Tobasa Marandus Sirait dan seluruh pemilik stand sangat senang dan mengapresiasi ajakan AKBP Agus, yang dikenal sangat ramah kepada masyarakat kecil dan dengan senang hati menyanggupinya seraya berharap ada orderan dari pihak Polres untuk menambah kesejahteraan keluarga seraya membuka daganyanya berupa kacang dan keripik untuk dicicipi AKBP Agus.


Selanjutnya di tempat stand Mama Atra, grup music dari Mexico, Deva Bumbach bersama Daniel Cambriela , Wartawan dan Asn Tobasa berbincang-bincang bersama Kapolres Tobasa AKBP Agus mengatakan Tobasa sangat Indah, bagus, nyaman, aman, masyarakatnya tertip,ramah dan lokasi konser di dataran tinggi sangat sejuk, dingin dan angin berhembus dengan sepoi – sepoi. Memuji layanan hotel Oppu Herti, yang sangat bersih , karyawannya sangat ramah dan bisa memandang langsung Danau Toba yang terbentuk dari letusan gunung Toba ribuan Tahun yang lalu.


”Kuliner Tobasa sangat enak, dan baru pesan makanan, dan sayur rebus dengan cita rasa andaliman dan,” kata musisi David.Dari pantauan Awak Media musisi Mexico nampak menikmati kuliner mama Atra dan juga AKBP Agus bersama Kasat Intel Polres Tobasa AKP Antonius Rajagukguk sedang menikmati kuliner Bakso dengan cita rasa andaliman. (KRO/RD/TOBASA/Ebn)

Bupati Tobasa Adakan Jamuan Makan Malam Peserta TCWMF

Bupati Tobasa Adakan Jamuan Makan Malam Peserta TCWMF

RADARINDO.cio.id Balige: Bupati Tobasa Darwin Siagian, didampingi Wakil Bupati Hulman Sitorus, Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo, SIK masing-masing didampingi Ibu, menjamu makan malam para peserta musik internasional Toba Caldera World Music Festival (TCWMF) 2019.

Jamuan makan malam yang dilaksanakan di Pendopo rumah dinas bupati hari Kamis (13/6/2019) pukul 19.00 wib. Para musisi ini sengaja diundang untuk menjalin silahturahim sekaligus mempererat rasa persaudaraan antara masyarakat Global dengan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir, demikian disampaikan Bupati Darwin kepada Awak Media usai acara jamuan makam malam.

Bupati juga berterima kasih dengan kehadiran peserta TCWMF karena ikut mempromosikan Tobasa di mancanegara dan ini sebuah kehormatan bagi masyarakat Tobasa. “Saya berharap kehadiran TCWMF dapat akan lebih mempromosikan Tobasa yang telah ditetapkan pemerintah pusat sebagai kawasan destinasi pariwisata,berskala nasional,” jelas Bupati. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Audy Murphy Sitorus, saat menyampaikan sambutan mengatakan Tujuan diselenggarakannya acara TCWMF 2019 ini adalah untuk memperkenalkan dan mempromosikan destinasi wisata Caldera Danau Toba kepada masyarakat di Sumut, Indonesia, bahkan Dunia melalui sebuah Festival Music.

Direktur pemasaran BODT Basar Simanjuntak mengatakan Ada 17 event kegiatan BODT tahun 2019 salah satu TCWMF, dan Latar belakang lokasi acara karena desa Lintong ni Huta -Tampahan merupakan salah satu lokasi caldera letusan Gunung Toba ribuan tahun lalu dan juga mengawali kalender event kepariwisataan di Danau Toba pada tahun ini.

“Di samping juga diharapkan bisa mensejakterakan masyarakat sekitar , dan dukungan bandara Silangit sehingga wisatawan dapat semakin cepat mengunjungi lokasi wisata di danau toba”. Katanya. Direktur pestifal TCWMF Irwansyah Harahap saat memberikan sambutan mengatakan acara ini dilaksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 14-16 juni 2019 dan memperkenalkan para musisi dan memberikan kesempatan kepada pengisi acara pada TCWF 2019 memberikan kesan di alam Tobasa diantaranya mewakili local dan international artist musicians, local musician qta Jaduk Ferianto, Kua Etnika dari Jogjakarta, grup music dari Mexico, Deva Bumbach bersama Daniel Cambriela dan Prof. Xiao Xin, musisi etnik dari China.

Acara jamuan malam malam ini Turut dihadiri oleh PLT Sekda Harapan Napitupulu dan Para Pimpinan OPD se Kabupaten Tobasa. (KRO/RD/Tobasa/Erb)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com