ACEH  

Kepala BPBD Aceh Timur Dicopot Akibat Lamban Data Korban Banjir

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky.

RADARINDO.co.id – Aceh : Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, mencopot Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), lantaran dianggap lamban dalam melakukan pendataan korban banjir.

Kini, posisi Kepala BPBD yang sebelumnya diisi Afifullah telah digantikan oleh Syahrizal Fauzi sejak, Jum’at (09/1/2026). Kini, Syahrizal merangkap jabatan yang juga sebagai Inspektur Kabupaten Aceh Timur.

Baca juga: Pasutri Asal Pakistan Nekat Selundupkan Sabu Dalam Perut

Iskandar menilai, selama ini BPBD lamban dalam melakukan pendataan korban banjir, sehingga belum banyak data yang direkapitulasi dari seluruh desa di kabupaten itu. Setelah penggantian ini, bupati berharap proses pendataan bisa lebih cepat.

“Saya sudah ganti Kepala BPBD. Saya ingin pendataan cepat dan gerak cepat saya harus diimbangi. Satuan Perangkat Daerah (SKPD) yang tidak mempunyai keahlian dan tidak bekerja sesuai instruksi akan dicopot,” kata Iskandar.

Dia menegaskan, pejabat di lingkungan Pemkab Aceh Timur harus memiliki kompetensi. Selain itu, tata kelola pemerintahan yang efektif memerlukan sumber daya manusia yang memiliki integritas, ide, kompetensi teknis, serta kemampuan kolaboratif.

Sehingga, orang yang tepat harus berada di tempat yang tepat. “Harus sesuai prinsip the right man on the right place,” terangnya.

Dia menginstruksikan seluruh pejabat daerah itu untuk menyesuaikan diri dengan gaya kepemimpinannya yang cepat dan efisien. “Seluruh kepala dinas bekerja dengan prinsip cepat dan tepat, guna menghindari tata kelola yang tidak terstruktur,” tegasnya.

Baca juga: Bandar Narkoba di Labusel ‘Dihadiahi’ Timah Panas

Ia menyadari, peningkatan kompetensi bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) kabupaten itu sangat diperlukan. Sehingga, setelah masa rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana, dirinya berjanji akan memberikan banyak program pelatihan untuk ASN. (KRO/RD/KMP)