Setubuhi Pacar Selama Empat Tahun, Eh Malah Sebarkan Vidio Asusila Begini Akibatnya

Image: Setubuhi Pacar Selama Empat Tahun, Eh Malah Sebarkan Vidio Asusila Begini Akibatnya

RADARINDO.co.id – Medan: Perbuatan pria yang satu ini tidak boleh ditiruh. Apalagi ia sudah puas setubuhi sang pacar bernama Mawar, bukan nama sebenarnya, selama empat tahun.

Anehnya, pelaku malah menyebarkan video mesum seorang wanita bukan pasangan resmi agar menjadi budak nafsunya.

Pelaku pria bernama Tungkik, bukan nama sebenarnya, warga Dusun VI, Kecamatan Medan Sunggal terpaksa divonis 12 tahun penjara.

Tidak hanya itu, majelis hakim juga menjatuhi Tungkik dengan denda sebesar Rp800 juta dengan subsider enam bulan penjara.

Demikian dikatakan hakim Mery Donna Tiur Pasaribu saat sidang di Pengadilan Negeri Medan, Senin (11/1/2021).

Perbuatan Tungkik telah melanggar Pasal 29 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Mendengar vonis tersebut, Terdakwa yang dihadirkan ke persidangan secara daring tersebut, terlihat tertunduk sembari menggeleng-gelengkan kepalanya.

Hakim menuturkan, hal yang memberatkan hukuman Terdakwa karena ia sangat berbelit-belit dan sering bersiul-siul di persidangan.

Terdakwa telah melakukan perbuatan amoral yang sangat merendahkan harkat dan martabat seorang wanita, yang telah dijadikannya alat pemuas nafsu.

Perbuatan terdakwa telah mengakibatkan saksi korban menjadi tercemar nama baiknya dan menanggung malu seumur hidupnya.

Kemudian mempermalukan wanita yang telah disetubuhinya secara berulang-ulang kali selama empat tahun.

Selain itu, kata hakim, terdakwa membuat konten video porno dengan korban, untuk dijadikan sebagai alat menekan dan mengancam korban agar secara terus menerus melayani nafsu terdakwa untuk melakukan persetubuhan.

“Terdakwa tidak mengakui dan tidak menyesali perbuatannya. Yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum,” ungkap hakim.

Vonis tersebut lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Robert Silalahi yang menuntut terdakwa 9 tahun penjara, denda sebesar Rp800 juta, dengan sibsidar 6 bulan penjara.

Sebelumnya, dalam dakwaan JPU Robert Silalahi mengatakan bahwa awal mulanya, Tersangka berkenalan dengan korban Mawar, bukan nama sebenarnya hingga akhirnya pacaran.

Mawar dirayu untuk melakukan hubungan intim. Pada saat melakukan hubungan suami istri tersebut, terdakwa mengambil foto adegan tersebut.

Dan foto-foto tersebut dijadikan ancaman terhadap diri korban apabila tidak mau melayani nafsunya, maka foto-foto tersebut akan disebarluaskan oleh terdakwa.

Hingga akhirnya orangtua dan keluarga besar korban mengetahui peristiwa tersebut dan korban tidak boleh berhubungan dengan teman laki-laki yang lain selain terdakwa, katanya.

Terdakwa melakukan perbuatan penyebaran gambar dan video saat korban berhubungan badan dengan terdakwa dengan menggunakan ponsel miliknya.

Terdakwa pernah memperlihatkan gambar dan video tersebut dari ponsel miliknya pada korban. Mengirimkan foto dan video saat berhubungan badan kepada korban melalui WhatsApp dan Akun Instagram saksi Fitri Gulo, pada ibu kandung korban beserta Owen Pakpahan dan Iro Silitonga.

Saksi Fitri Irawati juga menerima video dan foto korban dalam keadaan bugil dan sekaligus foto ketika korban melakukan hubungan badan dengan terdakwa Arisman melalui media sosial Instagram dengan nama akun anto 266364 dan gambar profil saksi Iro Silitonga.

Namun saksi Fitri Irawati Gulo tidak kenal dan tidak mengetahui siapa pemilik akun Instagram anto266364 tersebut.

Saksi Iro Silitonga menceritakan pada saksi Fitri Gulo bahwa foto dan video yang dikirimkan ke akun Instagram miliknya, pernah diperlihatkan oleh terdakwa dan saksi Pesta Br Sitohang juga ada menerima gambar hasil screenshoot video call yang nampak gambar korban Mawar telanjang dada, sesuai dilansir harian waspada.

“Korban sangat keberatan atas perbuatan terdakwa yang telah menyebarluaskan foto dan video tersebut. Sehingga merasa malu dan tercemar nama baik keluarga,” ujar JPU. (KRO/RD/wsp)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com