Lomba Photo Dan Duta Pariwisarta Dibubarkan

Image: Lomba Photo Dan Duta Pariwisarta Dibubarkan

RADARINDO.co.id – Aceh:
Petugas kepolisian, TNI dan Satpol PP yang tergabung dalam Tim Peucrok Covid-19, Kabupaten Pidie membubarkan paksa acara malam penobatan duta pariwisata dan penganugerahan lomba foto destinasi wisata daerah setempat, Sabtu (21/11) malam.

Acara yang digelar di Fresh Rock Coffee, Kota Sigli ini selain tidak mengantongi izin keramaian, juga tidak mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Lanjut AKBP Zulhir, pihaknya sangat menyesalkan ditengah kondisi pandemi Covid-19 kegiatan tersebut digelar sehingga menyedot massa cukup banyak dan beresiko melanggar prokes Covid-19.

Selain dikhawatirkan ikut meneyebarkan Covid-19 karena menjadi pusat kerumunan orang. Oleh karena itu tegas AKBP Zulhir Destrian, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap orang yang dinilai terlibat dalam penyelenggaraan acara tersebut. Kalau ada yang perlu diperiksa, kita periksa” tegasnya lagi.

Ketua Satgas Pengawasan Covid-19 Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, Muhammad, SPdI sangat mengapresiasi kinerja cepat Tim Peucrok Covid-19, Kabupaten Pidie, serta mengaku sangat kecewa terhadap Dinas Pariwisata, Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Pidie yang menggelar acara malam penobatan duta pariwisata dan penganugrahan lomba foto wisata Kabupaten Pidie tersebut.

Menurut politisi Partai Aceh (PA) Kabupaten Pidie, ini ditengah Pemkab Pidie berupaya memutus mataratai penyebaran Covid-19. Disparbudpora Kabupaten Pidie sebagai bagian dari pemerintah, bisa memberi contoh baik dalam menghadapi penyebaran virus mematikan asal Huwan, Cina.

“Konon lagi beberapa waktu lalu, masyarakat Pidie dihebohkan beberapa kepala dinas dalam jajaran Pemkab Pidie, termasuk Kadis Parbudpora harus dirawat serius di RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli, karena positif terpapar virus Corona. Jadi kami pikir ini perlu menjadi perhatian serius bagi bupati Pidie Roni Ahmad bersama jajaranya” tegas Muhammad, SPdI.

Muhammad, meminta Kapolres Pidie untuk mengusut kasus pelanggaran prokes ini dengan memeriksa oknum yang terlibat dalam acara yang mengudang orang banyak ditengah pandemi Covid-19 dengan harapan kegiatan serupa tidak lagi terulang ditengah wabah virus Corona yang kini masih mengancam jiwa masyarakat dunia termasuk warga Kabupaten Pidie. “Dan kepada saudara Bupati kami minta supaya bisa lebih tegas dalam menyikapi masalah ini, itu tanggungjawab kepemimpinan anda dan semua akan di pertanyakan nantinya” tandasnya. (KRO/RD/wspda)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com