Kasus Pembunuhan dan Judi yang Dipaparkan Satreskrim Polres Karo

Image: Kasus Pembunuhan dan Judi yang Dipaparkan Satreskrim Polres Karo

RADARINDO.co.id-Tanah Karo:
Pihak Polres Tanah Karo melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanah Karo menggelar pemaparan terkait kasus  pembunuhan dan judi, berikut barang bukti serta para pelakunya bertempat di Mapolres Tanah Karo, Jalan Vetran Kabanjahe, Jumat (20/11/2020) sekitar Pukul 14:00 WIB.

Pemaparan itu disampaikan saat perss release oleh Kapolres Tanah Karo, AKBP Yustinus Setyo melalui Kasat Reskrim Polres Tanah Karo, AKP Adrian Risky Lubis didampingi KBO Sat Reskrim Polres Tanah Karo, Iptu S. Silalahi dan Kasubag Humas Polres Tanah Karo, Iptu Syahril Lubis.

Dikatakan Kasat Reskrim Polres Tanah Karo, bahwa pihaknya memaparkan pengungkapan kasus pembunuhan di perss release tersebut, yang terjadi pada  Selasa (29/9/2020) sekitar Pukul  21:00 WIB, di Desa Lau Riman, Kecamatan Tigapanah yang mengakibatkan korbannya bernama Soniaman Laoli (43) warga Desa Hiligodu Ulu,  Kecamatan Gunung Sitoli  ditemukan tewas mengenaskan.

Dilanjutkannya,  kejadian itu bermula akibat sakit hati oleh kedua pelaku yang bernama Melianus Zebua (33), warga Maduamas Baru, Dusun IV Batupati Kabupaten Tapanuli Tengah dan Ato Sokhi Zebua (27), warga Desa Sirakot – rakot, Kecamatan Maduamas,  Tapanuli Tengah terhadap korban sehingga nekat menghabisinya.

Selanjutnya, papar Kasat Reskrim Polres Tanah Karo, atas penemuan mayat yang ditemukan pada Jumat (10/4/2020) sekitar Pukul 13:00 WIB,  di Jalan Kapten Pala Bangun Tigabinanga, Kecamatan Tigabinanga, yang korbannya bernama Peristiwa Sembiring alias Rara (41), warga Jalan Kapten Pala Bangun Tiga Binanga dan KTP (Kartu Tanda Penduduk) Jalan Pales V No 31 Kelurahan Simpang Selayang, Medan yang  kasusnya tersebut dalam lidik.

Kemudian, sambungnya, kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Ajinembah, Kecamatan Merek  yang terjadi pada Senin (20/4/2020) sekitar Pukul 22:30 WIB. Dimana korbannya bernama Jefri Perangin – angin (35),warga Desa Ajinembah Kecamatan Merek.

“Begitu juga kasus pembunuhan pada  Selasa (2/6/2020) sekitar Pukul 01:30 WIB yang terjadi di Jalan Selamat ketaren  Kleurahan Gung Negeri Kabanjahe. Korbannya bernama Syahril (56), warga Jalan Milala gang Mawar Kabanjahe  dalam lidik,” jelasnya.

Lanjut Kasat Reskrim Polres Tanah Karo, terkait kasus penemuan mayat yang dibuang ke sungai Lau Biang di  Jalan Singa, Kecamatan Tigapanah  dan ditemukan pencari ikan pada Senin (13/7) sekitar Pukul  11:00 WIB,  lalu atas nama Rawat Sembiring Milala (40), warga Desa Naman Teran Kecamatan Naman Teran.

Dari kasus ini pihaknya mengamankan para pelaku yang bernama Hasil Sembiring Milala (45), warga Desa Naman Teran Kecamatan Naman Teran, PIjer Sembiring (45), Sempurna Ginting (51),  Nopriyandi Ginting (26) dan Hendra Ginting (38).

“Ketiganya warga Desa Bunuraya Kecamatan Tigapanah. Para pelaku ini dijerat dengan pasal 340 Subs338 lebih Subs 170 KUHPidana ancaman penjara  seumur hidup,” beber AKP Adrian Risky Lubis.

Diterangkannya, sedangkan kasus pembunuhan terhadap Jefri Wijaya (38), warga Jalan  Pasar I Komplek Mas Sunggal, Kota Medan  yang ditemukan mayatnya didalam jurang  pada  Jumat (18/9) sekitar Pukul 11:30  WIB,  di Jalan Letjen Jamin  Ginting,  Desa Doulu, Kecamatan Berastagi.

“Pelakunya  bernama Selamat Nurdin Syahputra alias Atuk (22), warga Jalan Sei Belutu, Gang Keluarga  No: 53 C Medan, Bagus Harianto (22), warga Jalan Sei Belutu, Gang Keluarga No 2A Medan,  dan Aprianto Miduk Saragih (25), warga Pondok Surya Blok III No 114 Medan. Ketiga pelaku ini dijerat dengan pasal 340 Subs 338 lebih Subs 170 KUHPidana,” sebut AKP Adrian Risky Lubis.

Ditambahkan Kasat Reskrim Polres Tanah Karo, kasus pembunuhan juga terjadi di Desa Merdeka pada Selasa (7/7/2020) sekitar Pukul 05:00 WIB. “Korbannya atas nama Julian Lase (21), warga Dusun Barisan Toba  Desa Penanggalan, Kecamatan Penanggalan Sumbulsalam Aceh. Korban ini dibunuh oleh suaminya Fadzatulo Hia (25),warga Desa Penanggalan, Kecamatan Penanggalan Sumbulsalam Aceh karena cemburu. Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal  338 dengan ancaman penjara 15 tahun,” tutur AKP Adrian Risky Lubis.

Terkait kasus judi, Kasat Reskrim Polres Tanah Karo, menyebutkan, bahwa pihaknya  mengamankan empat (4) mesin judi ikan-ikan yang diamankan dari lokasi yang berbeda. Kasus judi tersebut, ada tujuh (7), tiga kasus (3) tahap P21 ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). (KRO/RD/ANs)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com