Pastikan Jajaran Bebas Covid-19, Penyelenggara Pilkada Angkola Timur di Rapid Test

Image: Pastikan Jajaran Bebas Covid-19, Penyelenggara Pilkada Angkola Timur di Rapid Test

RADARINDO.co.id-Tapsel: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tapsel bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Selatan melakukan rapid test terhadap seluruh penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kecamatan Angkola Timur, di aula kantor Camat.

Kegiatan yang dilakukan di kecamatan Angkola Timur itu merupakan sebagai bentuk kesiapan KPU sebagai penyelenggara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati  Tapanuli Selatan 2020 yang akan di gelar pada 9 Desember mendatang.

“Sebanyak 503 orang petugas di rapid test, di jajaran penyelenggara Pilkada Tapanuli Selatan 2020,” ujar Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Angkola Timur, Lukman Hakim Harahap kepada RADARINDO.co.id, Kamis (19/11/2020) di ruang kerjanya.

Lukman juga merinci, ada 385 anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara di rapid test yang tersebar di 55 tempat pemungutan suara (TPS) di 13 Desa dan 5 Kelurahan di kecamatan Angkola Timur. Lalu, untuk anggota pengamanan TPS ada 110 orang di rapid test.

Sedangkan, Panitia Pemungutan Suara (PPS) beserta staf Sekretariatnya, ada 90 orang yang di rapid test.

“Terakhir, untuk PPK  beserta stafnya, ada 8 orang di rapid test,” imbuhnya.

Hasil rapid test akan diterima KPU Tapanuli Selatan setelah Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Selatan selesai melakukan rapid test terhadap seluruh penyelenggara badan ad hoc beserta sekretariatnya.

“Kemudian, hasil rapid tes akan diumumkan secara internal. Tidak untuk di publikasikan,” jelas Lukman yang juga mantan seorang jurnalis.

Dan tentang kemungkinan adanya penyelenggara badan ad hoc maupun sekretariatnya yang dinyatakan reaktif Covid-19 seusai jalani rapid tes, Lukman mengatakan akan dilakukan isolasi mandiri selama 15 hari. Sehinggah, pada pemungutan suara 9 Desember mendatang, sudah pulih.

Namun demikian, Lukman tetap berharap PPK, PPS, KPPS maupun Pam TPS dan sekretariat masing masing tidak ada yang dinyatakan reaktif Covid-19.

“Mudah mudahan tidak ada yang dinyatakan reaktif Covid-19. Selain melengkapi diri dengan alat Prokes dan tetap terapkan 3M, penyelenggara Pilkada harus tetap sehat dalam menjalankan tugasnya,” tandas Lukman.(KRO/RD/AMR)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com