Keluarga Besar MABMI Berduka, Tahlilan Di Kantor PB MABMI

Image: Keluarga Besar MABMI Berduka, Tahlilan Di Kantor PB MABMI

RADARINDO.co.id-Medan: Segenap Keluarga Besar MABMI (Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia) berduka atas meninggal dunia Sektetaris Umum PB MABMI Dr Muhammad Takaril, Senin (16/11/2020) mantan Sekretaris Umum PB MABMI H. Anjar Amri, SH tanggal 14 November 2020.

Beberapa bulan lalu , Ketua PW MABMI Sumatera Selatan Kemas Muhdi Abubakar dan mantan Ketua Harian PB MABMI Tengku Yose Rizal juga meninggal dunia.

Atas wafatnya tokoh MABMI/ Melayu ini, PB MABMI melaksanakan tahlil, tahtim, doa selama tiga malam di Kantor PB MABMI Jalan Brigjen Katamso Medan pada tanggal hingga 18 November.

Ketua Umum PB MABMI Dato Seri H. Syamsul Arifin, SE pada malam ketiga, Rabu (18/11/2020) dalam sambutannya menyatakan PB MABMI beserta seluruh jajaran, PB AMMI, PW MABMI, PD MABMI, PC MABMI berduka sedalam dalamnya dan sangat kehilangan atas berpulang ke Rahmatulloh sahabat seperjuangan kita Muhammad Takari Sekretaris Umum PB MABMI.

Termasuk juga mantan Sekretaris Umum PB MABMI H. Anjar Amri, beberapa hari berselang. Juga Ketua PW MABMI Sumatera Selatan Kemas Abubakar dan mantan Ketua Harian PB MABMI Tengku Yose Rizal beberapa bulan berselang.

Pelaksanaan tahlil, tahtim dan doa tiga malam ini sebagai wujud turur berduka cita dan ungkapan rasa persaudaraan kita sesama MABMI. Doa kita semoga almarhum Husnul Khotimah, ungkap Dato Seri Syamsul Arifin.

Syamsul menilai, almarhum Muhammad Takari pribadi yang baik, bersahaja, tidak banyak cakap. “Tak menyangka begitu cepat meninggalkan kita,” ujarnya.

Almarhum terpapar virus corona (Covid-19) sehingga dengan kejadian ini kita harus mewaspadai virus corona ini. Selalulah kita melaksanakan protokol kesehatan. 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan) .

Musibah ini ada hikmahnya. Kenapa ? Kita harus mendekatkan diri ke hadirat Allah SWT dengan memprogramkan pelaksanaan tahlil, tahtim, doa bersama sebulan sekali di Kantor PB MABMI.

“Ini penting untuk kita selalu mengingatkan mati. Ingatlah mati itu dengan tetap kita beribadah , tingkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT”, ujar Syamsul.

Kepada Tarwiyah Hakim (Iyes) isteri almarhum Takari beserta keluarga, Syamsul berpesan hendaklah memerlukan kesabaran, tabah menerima musibah ini.

Kepada Keluarga Besar MABMI tentunya dapat mengambil iktibar dari kejadian musibah ini dengan selalu meningkatkan ibadah kita serta memperkuat ukhuwah kita. (KRO/RD/ist)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com