Oknum Maritim Berbendera Malaysia Gertak Nelayan Tradisional Belawan

Image: Oknum Maritim Berbendera Malaysia Gertak Nelayan Tradisional Belawan

RADARINDO.co.id-Belawan : Kapal Patroli Maritim berbendera Malaysia kembali mencoba menggertak sejumlah nelayan tradisional asal Belawan yang tengah mencari ikan di perairan Indonesia, Sabtu 14 November 2020 sekira pukul 14.30 wib.

Kejadian permula ketika boat penangkap ikan milik Darwin dan kawan kawan usai menebarkan bubuh ikan ditengah laut, persisnya masih di perairan Indonesia atau di titik kordinat 04_04500.099_37500.

Tiba tiba dari dalam kapal Patroli keluar oknum yang mengaku sebagai petugas Maritim Malaysia dengan Nomor Lambung Kapal 2951 yang diperkirakan berjumlah puluhan personil menghampiri boat Darwin dan kawan kawan yang sedang memancing ikan.

Personil Maritim Malaysia menuduh Darwin dan kawan kawan telah melanggar batas dan melakukan pencurian ikan di perairan Malaysia.

Sempat terjadi dialog yang tegang antara pimpinan Patroli Maritim berbendera Malaysia dengan para nelayan. Mereka membantah tudingan Personil Maritim. Bahwa Darwi dan kawan kawan masih berada di perairan Indonesia, mereka tidak melanggar batas.

Melihat suasa yang hampir tidak harmonis, Darwin kemudian mengontak teman teman nelayan lainya dengan menggunakan radio angin.

Dalam hitungan 30 menit sejumlah nelayan tradisional dari Pantai Labu, Tanjungbali, Serdang Bedagai ramai ramai mendatangi posisi Darwin yang sedang diintrogarai Maritim Malaysia.

Melihat kedatangan puluhan boat para nelayan tradisional itu, akhirnya petugas Maritim Malaysia langsung kabur dan meninggalkan lokasi.

Demikian disampaikan Darwin, usai mengirimkan rekaman video kejadian yang ia alami ke sejumlah rekan rekanya.

Menurut Darwin, kejadian ini bukan yang pertama kali mereka alami. Oknum Maritim berbendera Malaysia sering mencoba menggertak nelayan tradional dengan tudingan melanggar batas dan pencurian ikan.

Darwin kembali menceritakan tentang pengalaman yang pernah dialami didatangi petugas Maritim Malaysia.

“Boat kami pernah didatangi oknum Maritim berbendera Malaysia, mereka menuduh kami mencuri ikan di laut Malaysia, dan akhirnya semua ikan yang kami punya mereka ambil dengan paksa. Itu pengalaman pahit yang pernah saya alami”, ujar Darwin kepada RADARINDO TV melalui seluler Minggu 15 November 2020 sekira pukul 19.30 wib

Lebihlanjut Darwin menjelaskan, kalau nelayan Indonesia itu bersalah karena melanggar batas kenapa tidak ditangkap saja.

Anehnya, justru malah sebaliknya ikan ikan hasil tangkapan nelayan tradisional mereka disita secara paksa, dan es batu dibuang ke laut, ujar Darwin dengan nada kecewa.

Hingga berita ini dilansir, Danlantamal I Belawan belum dapat dimintai keterangan terkait kapal Maritim berbendera Malaysia yang menuding boat nelayan tradisional memasuki wilayah perairan Indonesia.
(KRO/RD/JUMADI)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com