Keluarga Edo Sanjaya Berharap Pihak Polisi Percut Sei Tuan Berlaku Adil

Image: Keluarga Edo Sanjaya Berharap Pihak Polisi Percut Sei Tuan Berlaku Adil

RADARINDO.co.id-Deli Serdang : Edo Sanjaya alias Edo, putra kelahiran 20 tahun lalu itu kini harus meringkuk di sel tahanan Polsekta Percut Sei Tuan. Penuh sesak berbaur dengan tahanan lain di sel penjara tak pernah terbayangkan olehnya.

Aktifitas Edo Sanjaya sehari hari sebagai pedagang lontong itu terhenti sejenak gegara dilaporkan lebih awal oleh Budi Kardono alias Ono dengan tuduhan penganiayaan secara bersama-sama.

Dia (Edo-Red) terlihat setres dan hilang semangat, tutur Siti Ngafiah calon ibu mertua Edo kepada media, Senin (16/11/2020) di rumahnya Jalan Datuk Kabu GG Sultan Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan.

Ia di tahan dalam kasus dugaan penganiyaan secara bersama sama sejak hari Jum’at (13/11/2020) hingga sekarang Senin (16/11).

Padahal Edo dikejar pakai Kelewang hingga memasuki pekarangan rumahnya oleh Kardono alias Ono pada pagi sekitar pukul 4.00 wib (22/10/2020) lalu saat berangkat berjualan lontong, Jelas Siti.

Diketahui, Amir Siddiq Zanroto (50) dan Edo Sanjaya alias Edo (20) masuk sel akibat laporan Budi Kardono alias Ono dengan bukti lapor: LP/2215/X/2020/SPKT Percut tanggal 22/10/2020.

Menyikapinya laporan Budi Kardono alias Ono dengan tudingan melakukan penganiayaan secara bersama-sama. Amir Siddiq Zanroto juga melaporkan prihalnya terhadap Budi Kardono alias Ono.

Amir melaporkan atas Pengancaman dengan senjata tajam, dengan bukti lapor: LP/2244/X/2020/SPKT Percut tanggal 26 Oktober 2020.

Sementara itu, Senin (16/11) kepada Sumut 24, Safrida (49) alis Bunda keluarga ( Besan) Amir Siddiq Zanroto mangaku sangat kecewa dan menyesalkan atas peristiwa penangkapan Amir Siddiq Zanroto dan Edo Sanjaya.

Menurut Bunda, kronologis sebenarnya adalah Edo Sanjaya alias Edo di kejar pakai Kelewang sampai memasuki pekarangan rumah ( Vidio rekaman ada) oleh Budi Kardono alias Ono karena ia meminta uang tak di beri oleh Edo Sanjaya pada pagi hari saat hendak berangkat berdagang lontong.

Penyesalan kami itu, hanya gegara dia (Budi Kardono alias Ono melaporkan lebih dahulu) sehingga Amir Siddiq Zanroto dan Edo Sanjaya masuk sel, sementara Budi Kardono alias Ono masih bebas berkeliaran, Kesalnya.

“Kalaupun keluarga Amir Siddiq Zanroto ada dugaan melakukan pelemparan dan mengenai Budi Kardono alias Ono, kemudian melaporkan kepada polisi dia ( Budi Kardono) menuding Amir Siddiq Zanroto dan Edo Sanjaya melakukan penganiayaan secara bersama-sama, ini sangat menyedihkan dan memutar balik fakta”, ungkapnya.

Apakah keluarga Amir Siddiq Zanroto bersikap diam? Membiarkan Budi Kardono alias Ono mengejar sampai memasuki pekarangan rumah menebaskan Kelewang nya hingga menjadi korban jiwa? Sebut Safrida alias bunda sambil bertanya.

“Kami menaruh simpatik dan berharap pihak kepolisian jeli melihat kasus laporan ini, dan bertindak adil, Harapnya.

Sebelumnya, Kapolsek Percut Sei Tuan saat di konfirmasi terkait perselisihan warga di wilayah hukumnya dari sambungan Whatsappnya, Sabtu (14/11).

“Siap kita cek ya Bang”, ujar Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Riccy Paripurna Atmaja dengan singkat.

Terpisah, Warga sekitar lahan garapan pasar lll Datuk Kabu kecamatan Percut Sei Tuan bernama Ependi mengaku sangat resah, pasalnya menurut Ependi, sudah banyak para pereman berkeliaran melakukan pelemparan batu di malam hari dan kehilangan ternak.

Salah satu contoh adalah apa yang dilakukan oleh Budi Kardono alias Ono melakukan pengancaman dan memeras Edo Sanjaya, tegas Pendi. (KRO/RD/Hari’S)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com