Kapolda Sampaikan Soal Rutan Kelebihan Kapasitas

Image: Kapolda Sampaikan Soal Rutan Kelebihan Kapasitas

RADARINDO.co.id – Medan:
Polda Sumatera Utara telah mengakui kalau tahanan di sel Polsek dan Polres sejajaran Poldasu saat ini telah over kapasitas. Hal ini pun telah disampaikan langsung kepada sejumlah anggota Komisi III DPR RI Bidang Hukum, HAM dan Keamanan saat berkunjung ke Mapoldasu, Kamis (12/11/20).

Dalam pembahasan itu dengan anggota dewan itu, sambung dia, Komisi III DPR RI akan menindaklanjuti kendala tersebut. “Dan akan bertemu dengan Menkopolhukam RI,” ucapnya.

Martuani berharap permasalahan kurangnya tempat rutan dapat segera diselesaikan. Dikarenakan rutan yang ada di Polda Sumut memiliki kapasitas tahanan sebanyak 400 orang, namun saat ini sudah mencapai 800 orang karena kekurangan lokasi tahanan. Dikhawatirkan hal ini berdampak kepada penyebaran Covid-19 di rutan. “Kami akan terapkan apa yang menjadi saran Komisi III DPR RI kepada Polda Sumut sehingga Polri dapat semakin dipercaya masyarakat,” sebutnya.

Kemudian, dalam pertemuan itu juga ada beberapa hal yang dibahas di antaranya tentang penanganan Covid-19 di Sumut serta persiapan Pilkada tahun 2020 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Kapolda Sumut mengatakan dalam upaya pencegahan Covid-19, Polda Sumut telah membentuk Tim Begu Ganjang Pemburu Covid-19. “Kemudian penyemprotan disinfektan, pembagian sembako dan masker, upaya pencegahan berbasis komunitas, membentuk 264 kampung tangguh, pelaksanaan Ops Yustisi dan Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional,” kata dia.

Terkait pelaksanaan Pilkada serentak 2020, masih kata Martuani, Provinsi Sumut merupakan wilayah terbanyak yang melaksanakan Pilkada. Sesuai dengan data, ada beberapa wilayah yang rawan saat Pilkada yakni Kabupaten Nias Selatan, Kota Medan, dan Kabupaten Tapsel.

Kapoldasu mengakui situasi Kamtibmas di Sumut saat ini aman dan kondusif dimana sesuai data kuantitas yang ada, terjadi penurunan gangguan Kamtibmas sebesar 26 persen. “Dalam kurun waktu Juli sampai dengan November 2020, kami juga telah berhasil menahan dan memusnahkan 100 kg barang bukti Narkotika yang akan masuk ke wilayah Sumut dan kami telah menindak tegas terukur para pelaku pengedaran Narkotika,” jelas Kapolda Sumut.

Diketahui, 11 anggota Komisi III DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Mapolda Sumatera Utara. 11 anggota Komisi III DPR RI hadir yaitu Ketua Tim kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR RI H Ahmad Sahroni, Marinus Gea, Bambang DH, Adde Rosi Khoerunnisa, Romo H R M Syafi’i, Bambang Haryandi, NM Dipo Nusantara Pua upa, Hinca IP Panjaitan, Nazaruddin Dek Gam, Mulfachri Harahap dan Arsul Sani. (KRO/RD/anlsa)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com