PSK Ampun Dikencani Pria Selama Satu Jam Tak Bisa Klimaks Akhirnya Kena Gebuk

Image: PSK Ampun Dikencani Pria Selama Satu Jam Tak Bisa Klimaks Akhirnya Kena Gebuk

RADARINDO.co.id-Jawa Timur: Pasaran dunia “lendir” kembali menjadi buah bibir publik. Berstatus sebagai PSK atau yang dulu dikenal dengan nama WTS mestinya memberi pelayanan yang maksimal. Artinya, tamu atau pelanggan harus diberi pelayanan memuaskan bukan sebaliknya.

Urusan ranjang, para pria hidung belang bersama PSK meski dibayar namun sering terjadi bertengrakan bahkan hingga ke penganiayaan.

Namun demikian, para pria hidung belang belum tentu jerah berkencan dengan PSK untuk urusan sy4hwat.

Seperti yang dialamai pemuda bernama Donok (25) warga asal Kecamatan Jombang, Jawa Timur terpaksa mendapat perlakuan penganiaan oleh oknum Kepala Dusun Agus (32) atas laporan seorang wanita berprofesi sebagai PSK bernama Melati (25).

Alasanya, sepeleh tamu kencannya tidak bisa klimaks. Padahal mereka sudah melakukan hubungan badan selama satu jam, tapi tak belum klimaks.

Kontak saja, kejadian ini sempat menyedot perhatian tamu tamu lain yang hendak memesan wanita sebagai Pekerja S3ks Komersial (PSK) di Jombang, belum lama ini.

Pemuda ini tidak kunjung klimaks (orgasme) saat berkencan dengan PSK tersebut, ternyata menjadi penyebab utama karena ia merasa gerah dan merontah rontah hingga satu jam berkencan dengan Donok.

Berdasarkan keterangan sumber mengatakan, awalnya Donok berkencan dengan seorang PSK Melati di kamar rumah warga Dusun Tunggul, Desa Tunggorono, Jombang yang disewakan, Sabtu (7/11) sekitar pukul 22.00 Wib.

Sudah satu jam mereka berkencan, namu Donok tidak kunjung klimaks (orgasme). Hal ini membuat teman kencanya yang sudah dibayar show time, merontah rontah minta ampun.

Bahkan ia mencurigai Donok sudah minum obat kuat dan tahan lama. Karena sudah satu belum klimaks.

Akhirnya Melati pun kesal dengan pelanggannya tersebut. Diam-diam, wanita panggilan itu 34 mengirim pesan singkat ke Agus, salah seorang Kepala Dusun Petengan, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang.

Ia meminta bantuan Agus untuk mengusir pelanggannya tersebut. Akhirnya terjadi insiden penganiayaan.

“Yang pria ini sudah satu jam tidak keluar-keluar, ceweknya keberatan. Kemudian ceweknya minta tolong ke Pak Polo (Kasun),” kata Kapolsek Jombang AKP Moch Wilono kepada wartawan, Sabtu (14/11/2020) sesuai dikutip dari detik.com.

Kemudian terungkap Agus menjelaskan bahwa mantan suami Melati adalah teman dekatnya. Sehingga ia mendobrak pintu kamar tempat mereka kencan sekitar pukul 23.30 Wib.

Disebutkan bahwa, korban memukul duluan, tapi tidak kena, lalu dihajar pelaku menggunakan tangan kosong.

Kasus ini akhirnya sedang di media aparat keamanan setempat. Hingga berita ini dilandir belum ada informasi dari korban. (KRO/RD/Tim/dtkcom)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com