Hakim Tolak SK Pengurus KUD SMM1 Yang Dikeluarkan Notaris

Image: Hakim Tolak SK Pengurus KUD SMM1 Yang Dikeluarkan Notaris

RADARINDO.co.id-Labusel: Perseteruan pengurus KUD SMM1Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, terjadi dualisme akhirnya sampai ke meja hijau.

Pengerusakan gembok milik KUD SMM1Asam Jawa yang di lakukkan keluarga atau anggota KUD versi BA dituding sudah merajalela.

Berdasarkan investigasi RADARINDO.co.id saat ini situasi KUD SMM1 Asam Jawa terjadi dua lisme versi BJ, Ginting dan Budiman Alias Marunggeng.

Kedua kubu saling saling melaporkan pengerusakan plang dan gembok KUD tersebut kepada polisi.

Meskipun, permasalahan tersebut sudah sampai meja hijau pada hari Rabu 11 November yang lalu, perseteruan pengurus Bj Ginting dan Budiman Aritonang alias Marunggeng masih berlanjut.

Putusan Hakim, Sabaru Zendrato SH, dalam persidangan pengerusakan Gembok palang milik KUD SMM1 baru baru ini yang di lakukakan terdakwa, Elis Mawarni Manulang, istri Budiman Aritonang Alias Marunggeng, yang di vonis hakim 2 bulan kurungan badan.

Dinyatakan dan diputuskan oleh majelis hakim bahwa secara legilitas bahwa SK kepengurursan Bj Ginting selaku ketua KUD di mata hukum sah.

Dalam persidangan tersebut Hakim memutuskan Kepengurusan yang sah adalah kepengerusan yang lama di bawah ke pimpinan BJ Ginting pasalnya SK kepengurusan yang lama di keluarkan oleh Dinas Perdagangan dan Koprasi Pemkab Labusel dari instansi pemerintah yang terkait, terang Majelis Hakim.

“Sementara kepengurusan yang baru hasil RAT Luar Biasa tanggal 8 Oktober di bawah kepemimpinan Budiman Aritonang alias marunggeng di nyatakan tidak sah sebab SK nya yang mengeluarkan Notaris,” terangnya.

Walaupun demikian, anggota KUD Kubu Budiman Aritonang alias Marunggeng masih tetap diduga melakukan pengerusakan. Sehingga Bj Ginting, menjadi berang, akhirnya melaporkan kepada pihak berwajib.

“Saya sekarang sudah melaporkan PA anak nya BA ke Polres masalah yang sama,” tutupnya.

Sementara Plt Kadis Perindagkop, H Syarifuddin menilai dan menyikapi permasalahan ini ,”Budiman Aritonang harus bisa lebih bijaksana dalam menyikapi permasalahan ini,” sebutnya.

Hingga berita ini dilansid, Budiman Aritonang belum dapat dikonfirmasi. Meski beberapa kali RADARINDO.co.id menghubungi namun belum dapat dimintai tanggapan. (KRO/RD/NST)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com