KPPK Kembali Geruduk Kejatisu, Minta Periksa Wakil Wali Kota Tebingtinggi

Image: KPPK Kembali Geruduk Kejatisu, Minta Periksa Wakil Wali Kota Tebingtinggi

RADARINDO.co.id-Medan:
Puluhan massa aksi yang mengatasnamakan Komunitas Pencegah dan Pemberantas Korupsi (KPPK) kembali geruduk dan melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) di Jalan AH Nasution, Kota Medan. Rabu (11/11/2020).

Dalam aksi yang kedua kali ini massa meminta Kejati Sumut memeriksa Wakil Wali Kota Tebingtinggi Oki Doni Siregar terkait dugaan korupsi PDAM Tirta Bulian.

“Kami datang ke gedung Kejaksaan ini meminta dengan tegas agar Kejati Sumut memeriksa saudara Oki Doni Siregar sebagai Wakil Wali Kota Tebingtinggi terkait dugaan korupsi saat beliau menjabat Dirut PDAM Tirta Bulian,” teriak Jakirun Koordinator aksi dalam orasinya.

Didepan perwakilan Kejati Sumut, massa aksi membeberkan dugaan korupsi yang terjadi di PDAM Tirta Bulian dimana saat itu saudara Oki Doni Soregar menjabat Direktur.

Massa menuding telah terjadi dugaan “permainan” dalam pelaksanaannya dikarenakan pihak AusAID akan menyalurkan dana hibah tersebut apabila pihak PDAM sudah menyelesaikan pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Berdasarkan surat PDAM Tirta Bulian nomor:56/X/PDAM-TB/TT/2013 tanggal 21 Oktober 2013 perihal rencana penerimaan hibah tahunan anggaran 2014 dengan perjanjian penerus hibah (PPH) nomor: PP-H74/PK/2013 tanggal 17 juli 2013 senilai Rp5 miliar, meminta kepada Pemko Tebingtinggi untuk mendahulukan uang melalui penyertaan modal PDAM Tirta Bulian yang bersumber dari APBD tahun 2014.

Sehingga pihak PDAM mampu merealisasikan rencana pelaksaan pekerjaan pipa air minum kepada masyarakat sekitar 2500 rumah. Usai melakukan aksi, massa langsung ditanggapi oleh perwakilan Kejati Sumut JP Lumban Batu, menegaskan bahwa dirinya akan langsung melaporkan tuntutan massa aksi kepada pimpinan.

“Aspirasi kawan-kawan yang disampaikan langsung saya sampaikan kepada atasan saya. Saya harapkan kawan-kawan semua bisa membantu dalam bentuk data, sehingga permasalahan ini bisa kita selidiki, untuk itu agar melaporkan secara resmi. Sehingga kami benar-benar bisa menelusuri terjait permasalan yang menjadi tuntutan” jelas JP Lumban Batu. (KRO/RD/Wpd)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com