ASN Wajib Jaga Netralitas dan Disiplin Prokes Covid-19

Image: ASN Wajib Jaga Netralitas dan Disiplin Prokes Covid-19

RADARINDO.co.id-Tanjungbalai:
Ketua Desk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumatera Utara, Dr Hj R Sabrina, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap menjaga netralitas dan disiplin protokol kesehatan. Hal ini penting untuk mewujudkan Pilkada yang berkualitas dan menjaga keutuhan ASN.

Hal tersebut disampaikan Sabrina yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Sumut (Sekdaprovsu) pada kegiatan sosialisasi Pilkada Serentak di Hotel Grand Singgie, Tanjungbalai, Rabu (11/11). “Pelaksanaan Pilkada selama ini, kita tahu ASN kerap jadi perhatian karena bisa memengaruhi pilihan seseorang kepada calon kepala daerah,” kata Sabrina.

Netralitas, kata Sabrina, berarti tidak menjadi tim sukses pasangan calon kepala daerah (KDH) dan wakil KDH. ASN tidak boleh memihak dan menunjukkan dukungan terhadap pasangan calon (paslon).

Tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik paslon serta tidak menggunakan fasilitas negara dan kewenangan jabatan untuk kepentingan mereka. Selain itu, contoh nyata hal yang tidak boleh dilakukan ASN adalah tidak memposting dukungan kepada calon KDH dan Wakil KDH.

Netralitas dilakukan agar kekompakan dan keutuhan ASN tetap terjaga, mencegah ASN dan birokrasi menjadi sasaran tarik menarik pasangan calon, mencegah penggunaan birokrasi pemerintah sebagai alat politik serta menempatkan ASN dan birokrasi pemerintah di atas semua golongan dan kelompok.

Saat ini, katanya, sudah ada 131 rekomendasi hukuman Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait netralitas ASN di seluruh Indonesia. Hukuman terbagi empat, di antaranya hukuman disiplin ringan, sedang, sanksi moral/pernyataan terbuka, dan sanksi moral/pernyataan tertutup. Pemberian sanksi tergantung beratnya pelanggaran yang dilakukan ASN.

Sumut memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada tahun 2020 sebanyak 6.138.630 jiwa yang tersebar di 23 kabupaten/kota. Desk Pilkada Sumut juga terus mengimbau seluruh pihak, khususnya yang terlibat penyelenggaraan Pilkada, menjaga protokol kesehatan agar tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19.

“Kita (Desk Pilkada Sumut) wajib menyampaikan disiplin protokol kesehatan sangat penting, karena melaksanakan Pilkada dalam situasi pandemi Covid-19. Semua komponen berkewajiban menyampaikan dan mengingatkan,” kata Sabrina.

Pjs Wali Kota Tanjungbalai Ismael Parenus Sinaga, mengatakan Pemko Tanjungbalai terus menjaga netralitas ASN. Menurutnya, ASN tidak boleh terlibat kegiatan politik praktis. Pihaknya juga terus mendukung kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyukseskan penyelenggaraan Pilkada Serentak. (KRO/RD/Wpd)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com