Polri Tunggu Audit BPK Soal Kerugian Negara di Kasus Korupsi Asabri Rp 10 T

Image: Polri Tunggu Audit BPK Soal Kerugian Negara di Kasus Korupsi Asabri Rp 10 T

RADARINDO.co.id-Jakarta:
Polri masih menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kerugian negara dari kasus korupsi Rp 10 triliun PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri). Polri mengatakan sebenarnya tim penyidik Polri juga telah melakukan audit internal soal kerugian negara.

“Terkait kerugian negara, penyidik menunggu hasil audit dari BPK RI. Memang dalam proses penyidikan, penyidik telah menemukan barang bukti berupa hasil audit internal terkait dengan kegiatan yang dilakukan PT Asabri yang dimungkinkan akan berakibat terkait kerugian negara. Namun, sekali lagi, itu adalah barang bukti,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Rabu (11/11/2020).

Sebelumnya, kasus dugaan tindak pidana korupsi PT Asabri Rp 10 triliun sudah memasuki tahap penyidikan. Terdapat tiga laporan polisi (LP) yang sedang didalami tim penyidik Mabes Polri terkait kasus korupsi di PT Asabri.

Awi menyebutkan, dalam kasus ini, ditemukan tindak pidana berupa penyimpangan tata kelola investasi oleh PT Asabri. Dari hasil penyelidikan, penyimpangan berlangsung sejak 2012 hingga 2019.

Adapun pasal yang dilanggar ialah sesuai dengan Pasal 2 ayat 1 dan/atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 dan Pasal 3 dan/atau Pasal 4 atau Pasal 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Isu dugaan korupsi ini mulanya dikatakan Menko Polhukam Mahfud Md. Ia menduga ada korupsi di atas Rp 10 triliun. Masalah ini tak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya. (KRO/RD/Dtk)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com