Tiga Kapal Berbendera Malaysia Curi Ikan di Perairan Indonesia

Image: Tiga Kapal Berbendera Malaysia Curi Ikan di Perairan Indonesia

RADARINDO.co.id-Medan:
KRI Kerambit-627 menangkap Tiga Kapal Ikan Asing (KIA) PKFB 1223, PKFB 1928, PKFB 1921 asal Malaysia yang melakukan aktivitas illegal fishing di wilayah Perairan Selat Malaka Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Pada Minggu pagi (8/11), KRI Kerambit-627 mendapatkan kontak radar adanya kapal yang dicurigai tengah melakukan aktivitas ilegal. Saat itu, KRI Kerambit-627 di bawah kendali operasi Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada I sedang melaksanakan patroli di wilayah Perairan ZEE Indonesia.

Panglima Koarmada I Laksamana Muda Abdul Rasyid Kacong mengatakan, KRI Kerambit-627 dengan sigap melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap Kapal Ikan Asing (KIA) PKFB 1223, PKFB 1928. Setelah berhasil ditangkap, langsung dilakukan pemeriksaan, penyelidikan, dan penggeledahan terhadap muatan, dokumen serta ABK kapal.

“Dari hasil pemeriksaan, kapal berbendera Malaysia tersebut bernama PKFB 1223 GT 66 memuat ikan campuran kurang lebih 5 ton dengan Nakhoda S serta dengan 5 ABK berkebangsaan Myanmar,” kata Abdul Rasyid Kacong dari keterangan resminya, Senin (9/11)

Sedangkan PKFB 1928 GT 68 berbendera Malaysia muatan ikan campuran kurang lebih 5 ton dengan nakhoda Z dan 4 Orang ABK berkebangsaan Myanmar. Muatan Ikan campuran pada kedua kapal tersebut diduga hasil penangkapan dengan menggunakan trawl secara ilegal di Perairan Indonesia.

Kemudian, KRI Kerambit-627 berhasil menangkap kapal ketiga, setelah dilakukan pemeriksaan didapati bahwa kapal berbendera Malaysia yang memuat kurang lebih 6 ton ikan campuran bernama PKFB 1791 GT 69 dengan nakhoda PK jumlah ABK 5 orang berkebangsaan Thailand.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono berkomitmen untuk memberantas segala tindak pidana di laut, salah satunya UU Fishing. Dengan melakukan patroli baik melalui operasi intelijen maupun operasi laut dengan menggunakan KRI atau kapal patroli, jajaran Koarmada I akan selalu melakukan pengawasan di wilayah Selat Malaka.

Seperti yang diketahui bahwa di Selat Malaka masih banyak didapati illegal fishing dan digunakan sebagai jalur penyelundupan narkoba maupun komoditi illegal lainnya. Saat ini, ketiga Kapal Ikan Asing (KIA) PKFB 1223, PKFB 1928, PKFB 1921 berbendera Malaysia sedang kawal menuju Lantamal I Belawan. Hal ini akan kita dalami dan proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Komitmen Pimpinan TNI AL sudah jelas untuk menindak tegas segala bentuk kegiatan ilegal yang terjadi di wilayah Perairan Indonesia khususnya di Wilayah Kerja Koarmada I. Nakhoda dan ABK ketiga KIA yang terbukti tertangkap tangan sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal/illegal fishing dengan menggunakan jaring di Wilayah Perairan Indonesia tanpa dilengkapi dokumen yang sah. (KRO/RD/Mdk)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com