KPK Lelang Tanah Rampasan Perkara Mantan Bupati Labuhanbatu

Image: KPK Lelang Tanah Rampasan Perkara Mantan Bupati Labuhanbatu

RADARINDO.co.id-Jakarta:
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melelang sebidang tanah di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatra Utara, terkait kasus rasuah yang menjerat mantan Bupati Labuhanbatu, Pangonal Harahap. Luas tanah tersebut 1.252 meter persegi.

“Sebagai pemasukan bagi kas negara dari aset recovery tindak pidana korupsi, KPK kembali melakukan lelang eksekusi barang rampasan di muka umum,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin, 9 November 2020.

Sebidang tanah itu dibekali Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT-PBB). Kemudian, akta jual beli Nomor 327/2017 pada 11 Agustus 2017 dengan pejabat pembuat akta tanah (PPAT) Pramita Salazar.Selanjutnya, sertifikat Badan Pertanahan Nasional (BPN) buku tanah hak milik Nomor 112 dengan nama pemegang hak Usman Siregar. Pembebanan dan pencatatan lainnya kepada pihak Sugianto karena adanya perubahan jual-beli.

Harga limit sebidang tanah tersebut Rp2,8 miliar. Peserta lelang mesti memberikan uang jaminan sebesar Rp800 juta. Lelang dilaksanakan sekitar pukul 11.00 WIB pada Selasa, 8 Desember 2020. Penawaran dilakukan melalui metode closed bidding dengan mengakses laman lelang.go.id. KPK mengimbau peserta mengakses laman kpk.go.id untuk informasi lebih lengkap.

Pangonal menerima suap berbentuk hadiah uang lebih dari Rp42 miliar dan 218 ribu dolar Singapura dari pemilik PT Binivian Konstruksi Abadi, Effendy Syahputra alias Asiong. Fulus itu terkait sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2018. (KRO/RD/Dtk)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com