KPK Didesak Usut Dugaan KKN Mantan Gubernur Sumut

Image: KPK Didesak Usut Dugaan KKN Mantan Gubernur Sumut

RADARINDO.co.id-Medan : Diperkirakan belasan orang elemen mahasiswa yang berasal dari DPW Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sumut kembali menggelar aksi damai unjuk rasa di depan gedung DPRD Sumut, Senin (9/11).

Dalam aksi LIRA menyampaikan aspirasi dan mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas kasus interpelasi mantan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pudjonugroho.

Dalam orasinya, kordinator aksi, Fauzy Surya menegaskan komitmennya untuk mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menetapkan tersangka kepada para pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan mantan anggota DPRD Sumut yang ikut menerima dan menerima suap dari Gatot.

“Kami minta KPK mengusut tuntas dan jangan ada tebang pilih atas kasus interpelasi yang melibatkan mantan Gubernur Sumut”, ujarnya saat menyampaikan orasi.

Selain itu, mereka mengingatkan Ketua DPRD Sumut, agar berkomitmen dewan untuk tidak berhenti menetapkan status tersangka kepada sebagian anggota dewan, tetapi keseluruhannya, termasuk SKPD.

Menyikapi hal tersebut, Ruben Tarigan menegaskan, pihaknya siap mendukung langkah-langkah pemberantasan korupsi, termasuk yang sedang dan akan diusut KPK.

“Saya hari ini akan membuat surat untuk ditembuskan kepada KPK, melalui ketua DPRD Sumut,” kata anggota Komisi A yang membidangi masalah pembangunan ini.

Sebelumnya dijelaskan, KPK sudah menetapkan 14 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 sebagai tersangka.

Sementarakan 58 lainnya sudah menjalani pidana 4 hingga 6 tahun penjara setelah divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta.

Para tersangka diduga menerima suap dari persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprovsu 2012/2014 oleh DPRD, atas persetujuan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah 2013/2014, pengesahan angggaran pendapatan dan belanja daerah 2014 dan 2015 oleh DPRD Sumut dan penolakan penggunaan hak interpelasi oleh DPRD Sumut tahun 2015.

Sementara itu, Gubernur LIRA Sumut, Rizaldi Mavi berjanji akan terus mendorong KPK guna mengusut tuntas SKPD dan anggota dewan yang hingga kini belum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap tersebut yang telah mencoreng institusi legislatif. (KRO/RD/Tim/WSP)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com