Kadin Sumut Optimalkan Pembangunan Wilayah Desa

Image: Kadin Sumut Optimalkan Pembangunan Wilayah Desa

RADARINDO.co.id – Medan :
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara (Sumut), Ivan Iskandar Batubara melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) tentang Optimalisasi Pembangunan dan Pengembangan Wilayah Desa antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dengan KADIN Sumut dan Asosiasi Perguruan Tinggi SwastaSumatera Utara (APTISI).

Penandatangan MoU ini disaksikan langsung Menteri Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi RI, Abdul Halim Iskandar. Tampak hadir dari Gubernur Provinsi Sumut Edi Rahmayadi, dari Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Sumatera Utara (APTISI) dihadiri Sekretaris APTISIDR H Muhammad Isa Indrawan SE MM. Penandatanganan Mou ini dilakukan di Hotel Le Polonia Medan, Rabu, (04/11/2020).

Pada kesempatan ini Ketua Umum KADIN Sumut, Ivan Iskandar Batubara menjelaskan bahwa ruang lingkup kerjasama ini antara lain yang pertama; dalam bidangpendidikan dan pengajaran, kedua; bidang pembangunan ekonomi desa, ketiga; bidang penelitian dan pengembangan, keempat; bidang pengabdian kepada masyarakat, kelima;bidang digitalisasi desa, keenam bidang pembinaan UMKM Desa dan BUMDES, ketujuh; bidang pariwisata desa, kedelapan; pemanfaatan bersama potensi dan sumber dayamanusia dalam berbagai kegiatan dan terakhir kesembilan; program Bapak Angkat bagi pelaku usaha di desa.

“Kamar Dagang dan Industri menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 Tentang Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) adalah organisasi dunia usaha yang berfungsi sebagai wadah dan wahana komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi pengusaha Indonesia, antara para pengusaha Indonesia dan pemerintah, dan antara para pengusaha Indonesia dan para pengusaha asing, mengenai hal-hal yang berkaitan dengan masalah perdagangan, perindustrian dan jasa dalam arti luas yang mencakup seluruh kegiatan ekonomi, dalam rangka membentuk iklim usaha yang bersih, transparan dan profesional, serta mewujudkan sinergi seluruh potensi ekonomi nasional,” papar Ivan lagi.

Sementara Pemprov Sumut diatur dengan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Pemprov Sumut mempunyai tugas pokok melaksanakankewenangan daerah dan tugas pembantuan di bidang pemberdayaan masyarakat dan desa sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sedangkan APTISI Sumut adalah kumpulan dari perguruan tinggi swasta yang ada di Sumut, yang menjalankan fungsi Tri Darma Perguruan Tinggi Pendidikan, Pengabdian dan Penelitian, di mana dalam MOU ini, akan lebih fokus kepada program pembinaan desa dalam bentuk KKN Mahasiswa, Pendampingan Usaha Desa, Pelatihan Pelatihan serta peningkatan program pengabdian masyarakat.

Dalam akhir penjelasannya, Ivan mengungkapkan bahwa KADIN SUmut akan menyediakan jaringan bisnis, pemasaran, peningkatan nilai produk, perbaikan packaging, pelaksanaan Workshop dan Pelatihan kerja, serta hal-hal lainnya yang bermanfaat bagi UMKM maupun masyarakat desa yang bersangkutan. “Melalui MoU ini, KADIN berharap pembangunan dan pengembangan Wilayah Desa dapat benar-benar dapat diwujudkan,” pungkasnya. (KRO/RD/anlsa)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com