Satpol PP Medan Beri Tindakan Tegas yang Abaikan Protokol Kesehatan Covid-19

Image: Satpol PP Medan Beri Tindakan Tegas yang Abaikan Protokol Kesehatan Covid-19

RADARINDO.co.id – Medan : Satpol PP Kota Medan sebagai Koordinator Keamanan Satgas Covid-19 akan menindak tegas kepada warga dan pelaku usaha yang tidak mematuhi Protokol Kesehatan sesuai Peraturan Walikota Medan (Perwal) Nomor 27 Tahun 2020. Hal ini bertujuan untuk menghindari atau menimalisir penyebaran Covid-19 di Kota Medan.

Kepala Satpol PP Kota Medan, M Sofyan, dalam konferensi pers di Posko Satgas COVID-19 Medan, Jalan Rotan, Kamis (5/11/2020), mengatakan, sejak April lalu hingga tanpa batas yang ditentukan pihaknya terus melakukan penegakan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes).

“Kami akan terus juga melakukan sosialisasi sekaligus melakukan penindakkan dan pemberian sanksi bagi perorangan, kelompok usaha yang tidak mematuhi Protokol Kesehatan sesuai Peraturan Walikota Medan (Perwal) Nomor 27 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Pada Kondisi Pandemi Covid-19 di Kota Medan,” terangnya.

Sejak April 2020 lalu, Satpol PP telah melakukan tindak tegas kepada warga yang tidak menggunakan masker di tempat umum.”Saat ini sudah ada sekitar 4.500 orang yang ditindak akibat tidak menggunakan masker. Sanksi yang kita berikan berupa penahanan kartu identitas,” ujarnya.

Sedangkan bagi pelaku usaha yang melanggar Protokol Kesehatan, Satpol PP memberikan sanki administrasi. Saat ini sudah 78 pelaku usana yang melanggar Protokol Kesehatan (Prokes).

“Kita tutup selama 1 minggu dan setelah pemilik berjanji akan mematuhi protokol kesehatan, maka kita benarkan untuk dibuka kembali. Saat ini terbukti usaha dimaksud sudah mentaati Protokol Kesehatan dan tetap dalam pantauan kita,”jelas Sofyan.

Sofyan mengatakan, seluruh organisasi yang bergabung dalam tim Gugus Tuga COVID-19 seperti Dinas Parawisata terus melakukan sosialisasi Perwal Nomor 27 Tahun 2020 kepada masyarakat dan pelaku usaha.

“Setelah sosialisasi dan edukasi dilakukan, pengawasan tetap dilakukan. Dan jika terbukti masih melanggar, maka kita lakukan sanksi administrasi hingga pencabutan izin usaha,” ujar Sofyan. (KRO/RD/Juli S)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com