Emak-emak Serbu Dinas Industri Aceh Utara

Image: Emak-emak Serbu Dinas Industri Aceh Utara

RADARINDO.co.id – Aceh :
Ribuan berkas UKM telah masuk ke Dinas Perindustrian dan Koperasi Kabupaten Aceh Utara, Kamis (22/10). Para pelaku usaha mikro yang mendaftarkan usahanya untuk mendapatkan BLT UKM, umumnya emak-emak.

Emak-emak terlihat sabar menunggu dari pagi sampai sore hari di depan Kantor Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi dan UKM Kabupaten Aceh Utara. Sambil memegang berkas dan nomor antrean, merek berkumpul di halamab gedung untuk mendaftarkan UKM. Petugas mewajibkan mereka memakai masker saat menunggu giliran. Mereka umumnya, sangat membutuhkan tambahan modal untuk usahanya. Sulastri,38, pedagang kios di Gampong Menasah Reudep, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara mengaku butuh tambahan modal. Selama pandemi Covid-19, daya beli masyarakat turun, sehingga keuntungan sedikit.

Dari keuntungan tersebut, dia tidak bisa lagi membantu kebutuhan keluarganya. Akibatnya, barang-barang di kios miliknya semakin berkurang. “Ketika saya mendapat informasi ada bantuan modal usaha dari pemerintah, saya sangat bersyukur,” jelas alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Lhokseumawe tersebut. Jamilah,56, dari Kuta Makmur Aceh Utara, mengajukan tambahan modal untuk putranya. “Anak saya di bengkel las, sangat butuh tambahan modal,” jelasnya. Sementara, dia sendiri hanya bekerja sebagai petani sawah. Harapannya, usaha mikro milik anaknya bisa berkembang.

Jamilah bersama anaknya, mendapat informasi dari warga, pemerintah telah membuka peluang bantuan modal usaha. Sehingga dia telah melengkapi persyaratan, untuk mendaftarkan UKM miliknya di Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Aceh Utara. Sementara informasi dari Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Aceh Utara, UKM yang didaftar warga sudah lebih dari 4.000. Sesuai dengan pengumuman yang dikeluarkan dinas tersebut, pendaftaran akan ditutup 20 November 2020, atau bila target penerima bantuan (12 juta pelaku usaha mikro) telah terpenuhi.

Plh. Kadis Perindustrian Dayan Albar itu juga telah mengumumkan, proses pendaftaran tidak dipungut biaya apapun. Sementara data yang telah diterima akan diusulkan kepada Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. (KRO/RD/wspda)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com