Kapal Imigran Rohingya Sempat Berlabuh Di Pantai Ujung Blang

Image: Kapal Imigran Rohingya Sempat Berlabuh Di Pantai Ujung Blang

RADARINDO.co.id-Aceh:
Meski sempat berlabuh selama satu malam di dekat Pantai Ujung Blang Kec. Banda Sakti Kota Lhokseumawe, namun satu unit kapal besar muatan ratusan warga Rohingya itu akhirnya melanjutkan kembali perjalanannya. Kedatangan para pengungsi asal Rohingya itu tidak menjadi heboh dan hanya menjadi tontonan warga pesisir yang sempat menyaksikan kapal itu bertahan untuk mencoba mendarat selama satu hari.

Namun kondisi mereka tidak separah kapal Rohingya sebelumnya yang mengalami kerusakan hingga karam di tengah laut dekat pantai Kecamatan Seunuddon, Kab. Aceh Utara beberapa bulan lalu. Sehingga membutuhkan pertolongan segera untuk menyelamatkan nyawa mereka agar tidak tenggelam di laut.

Sementara rombongan dalam kapal asing kali ini tampak kondusif dengan kapal yang masih sehat, namun mereka terkesan hanya butuh tempat persinggahan sementara di Aceh. Pasca itu, juga beredar isi surat laporan dari Danlanal Lhokseumawe menginfokan bahwa saat ini bahwa ada kapal Rohingya sebanyak 250 orang berada di co N 06. 30′. 500″ dan E 096. 53′ . 500″ kemungkinan besar akan datang lagi masuk ke Aceh. Posisi di utara Lhoksumawe dengan jarak 76,7 NMi.

Saat ini diupayakan penghalauan di laut. Jajaran Koramil sepanjang pantai Lhokseumawe dan Aceh Utara segera siagakan Babinsa sebagai antisipasi masuknya mereka ke Aceh. Lakukan upaya-upaya yang dianggap perlu kepada masyarakat agar tidak menerima mereka yang merupakan imigran gelap datang lagi kemari.

Salah seorang warga Hagu Teungoh Riki mengatakan, ketika bangun tidur pada pukul 06:39 di kediamannya yang berada di tepi pantai dekat pelabuhan dermaga milik Depot Pertamina Regional II setempat, Riki mengaku kaget ketika melihat sebuah kapal besar asing sudah melempar jangkarnya untuk stand by dekat bibir pantai pada Minggu (18/10).

Bahkan kapal itu sempat beberapa kali dilingkari kapal lokal lainnya dan tampak helikopter juga sedang memantau dari udara terkesan sedang menghalau masuk dan mendarat ke Pantai Selat Malaka setempat. Sehingga kapal asing itu kembali bergerak menjauh dari daratan dan meneruskan perjalanannya melaut. (KRO/RD/Waspada)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com