KONI Aceh Minta PSI Tentukan Program Prioritas

Image: KONI Aceh Minta PSI Tentukan Program Prioritas

RADARINDO.co.id-Banda Aceh:
KONI Aceh berharap Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Persatuan Squas Indonesia (PSI) dapat menentukan program prioritas yang mampu dilaksanakan. Harapan itu disampaikan Ketum KONI Aceh, Muzakir Manaf diwakili Faisal Saifuddin dalam sambutannya sekaligus membuka Rakerprov pertama Pengurus Provinsi Persatuan Squash Indonesia (Pengprov PSI) Aceh di Hotel Arabia Aceh, Banda Aceh, Minggu (18/10).

Faisal menyebutkan, program yang ditentukan PSI Aceh juga harus disesuaikan dan selaras dengan program cabang olahraga ini di tingkat pusat dan KONI. Kata dia, program yang dibuat pengurus kabupaten/kota disesuaikan dengan di provinsi, sehingga tujuan terarah dan tepat.

Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi KONI Aceh ini memberikan apresiasi kepada Pengprov PSI Aceh yang baru terbentuk tujuh bulan, sudah membentuk 14 pengurus kabupaten/kota. “Ini suatu prestasi luar biasa sebagai cabang olahraga baru di Aceh,” ujarnya.

Disebutkan, cabor ini juga sudah memiliki venue (tempat berlatih dan bertanding), ada atlet, sehingga kegiatan latihan dalam program pembinaan bisa berjalan. Jika semua itu lengkap, cabor squas dapat dipertandingkan di Pra Pora 2021 untuk menuju Pora XIV/2022 di Pidie.

Kecuali itu, sebutnya, squash juga menjadi cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada PON XXI/2024 Aceh-Sumut. “Kita berharap pengurus Squash Aceh dapat mempersiapkan atlet untuk berprestasi meraih medali saat Aceh menjadi tuan rumah PON nanti,” ujarnya.

Ketua Umum Pengprov PSI Aceh, H Husaini Jamil SE MM, mengatakan dalam pelaksanaan program pembinaan untuk pencapaian prestasi ada beberapa instrumen yang harus dipenuhi PSI Aceh. Untuk itu, katanya, PSI Aceh sudah dan siap memenuhinya, mulai dari pembinaan dan penyiapan atlet, penyediaan sarana prasarana latihan dan bertanding (venue), pelatih, wasit, membangun dan membuka komunikasi peluang dukungan dana CSR.

Saat ini juga, sebutnya, sudah terbentuk pengurus 14 kabupaten/kota di Aceh. “Target kita, pada 2021 menggelar kejuaraan provinsi (Kejurprov) pertama dan Prakualifikasi Pora (Pra Pora),” ucapnya. Husaini menyatakan, komitmen membina cabor squash, sehingga bisa menjadi cabor berprestasi dan mempersembahkan medali bagi Aceh sebagai tuan rumah PON XXI/2024.

“Kami juga mohon dukungan semua pihak, terutama KONI Aceh yang selama berada di garda depan membantu dan membina cabor-cabor baru. Anggaran untuk kegiatan squash sebagai cabor baru selama ini sumbernya hanya dari KONI Aceh,” ujarya.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan naskah kesepakatan kerjasama penyediaan venue oleh Ketua Umum Pengprov PSI Aceh, Husaini Jamil dengan Ketua STKIP BBG Dr Lili Kasmini SSi MSi. BBG menyediakan venue squash yang saat ini sedang dalam pengerjaan dan dalam waktu dekat selesai.

Ketua STKIP BBG Banda Aceh, Dr Lili Kasmini menyebutkan squash Aceh memiliki potensi berkembang dan berprestasi di masa mendatang, karena semangat serta upaya yang telah dilakukan selama ini. Lili menyebut, cabor squash juga akan akan masuk dalam kurikulum Prodi Olahraga di BBG, sehingga nantinya ada atlet-atlet squash dari BBG yang berprestasi. (KRO/RD/Waspada)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com