Camat Sei Suka Berikan Bantuan Hp Bagi Warga Tak Mampu

Image: Camat Sei Suka Berikan Bantuan Hp Bagi Warga Tak Mampu

RADARINDO.co.id – Batu Bara: Polemik pemberitaan beberapa di media online kabupaten Batu Bara dalam minggu ini, terkait Pengurusan Surat keterangan Tanah (SKT atas nama Norma), Ukuran 10 meter x 20 meter.

Warga dusun II Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Desa Kuala Tanjung, Kepala Desa (Us), karena tidak mencukupi uangnya untuk menebus SKT sebesar Rp1 juta, sebagai gantinya norma memberikan Hp pada kepala Desa.

Norma (56) seorang janda, pekerjaan sehari – hari mencari Kepah dipantai, mempunyai 3 orang anak dari almarhum suaminya, anak pertama Alpian, kedua Ilham fahmi dan yang ketiga Azhari.

Saat ini Azhari (19) anak ketiga duduk dibangku kelas XI SMK Swasta Budi Dharma Indra Pura,  jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), tutur Alpian didampingi Azhari dikediamannya, Minggu (18/10/2020).

Masih menurut Alpian, kronologis terkait hal diatas, berawal ketika Surat Keterangan Tanah atas nama ibu saya Norma (56) yang sebelumnya dikeluarkan oleh kepala desa Darwin.

Namun berhubung SKT tersebut tidak bisa untuk di gunakan sebagai agunan pinjam uang dikoperasi karena tidak SKT Camat, maka kita urus melalui kepala desa kuala tanjung untuk diterbitkan SKT Camat.

Ibu Norma berencana meminjam dari koperasi sebesar Rp2 juta untuk melunasi tunggakan uang SPP adik saya yang bernama Azhari, di SMK Swasta Budi Dharma Indrapura dan sisanya untuk keperluan keluarga.

Terlebih di masa covid – 19 ini saya pun kerjanya tidak maksimal. Sehubungan masalah ini sudah sampai kepada camat sei suka Listen Samosir, bahwa Hp menjadi pengganti tebusan pengurusan SKT camat.

“Padahal Hp tersebut untuk kegiatan Belajar daring adik saya azhari dan proses belajar daring adik saya azhari terganggu karena tidak punya hp lagi,” ujarnya.

Merasa prihatin Camat Listen Samosir memberikan bantuan kepada  azhari satu buah Hp merek Samsung sekira 3 minggu yang lalu,” kata Alpian.

Lanjut Alpian, terkait masalah adanya permintaan Kades Kuala tanjung (Us) yang meminta uang pengurusan SKT Camat sebesar Rp1 juta sudah pernah kita sampaikan ke Polsek Indrapura.

Namun salah seorang Oknum Polisi Polsek Indrapura (R), menyarankan agar menemui Kades (Us) terlebih dahulu. Dihadapan Alpian saat itu Oknum (R) mengatakan saya pun bayar saat mengurus SKT sebesar Rp700 ribu, ujarnya.

Terkait ramainya pemberitaan minggu ini dimedia online, Kami pun dipanggil kepala desa melalui surat. Dalam surat tersebut berisi Klarifikasi masalah SKT, namun undangan pertemuan diruangan kerja Kepala  Desa, Jum’at (16/10/2020) pukul 14.00 Wib tersebut tidak kami hadiri.

“Kami berharap masalah ini bisa ditegakkan sesuai aturan hukum yang berlaku saja, jika ingin klarifikasi silahkan datang kerumah kami, kami siap menerima, kami orang miskin, rumah pun bantuan bedah rumah dari PT Inalum”, katanya.

Kami ingin kedepannya janganlah sesukanya kepala Desa menentukan harga kepengurusan SKT, kami lakukan ini untuk kepentingan bersama warga kuala tanjung lainnya.

Kami sekeluarga mengucapkan ribuan terima kasih pada bapak Camat Sei suka Listen Samosir, yang telah memberikan satu unit Hp Samsung pada kami. Nantinya Hp tersebut dapat dipergunakan oleh azhari untuk belajar daring.

“Semoga kiranya Bapak camat Listen Samosir senantiasa diberikan keselamatan dan kesehatan, serta kiranya Tuhan membalas kebaikan pak Camat, ujar Alpian dan keluarga. (KRO /RD /DHASAM)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com