Poldasu Intensifkan Penyidikan DBH PBB Labura dan Labusel

Image: Poldasu Intensifkan Penyidikan DBH PBB Labura dan Labusel

RADARINDO.co.id – Medan:
Direktur Dit Reskrimsus Poldasu Kombes Pol Rony Samtana (foto) menyatakan, pihaknya tengah intensifkan penyidikan dugaan korupsi Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang melibatkan kepala daerah Labura dan Labusel.

“Kita sedang memantapkan proses penyidikan untuk kepala daerah bupati Labura dan Labusel,” kata Rony kepada wartawan di Mapoldasu, Jumat (16/10).

Menurutnya, dugaan korupsi DBH PBB Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dan Labuhanbatu Selatan (Labusel) sudah sampai tahap penyidikan, dan pihaknya telah menetapkan sejumlah tersangka. Sebelumnya, Polda Sumut menetapkan lima tersangka dugaan korupsi DBH PBB Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan. Mereka, MH, Kepala Dinas Pendapatan Labusel dan SL, Kabid Pendapatan tahun 2016.

Sedangkan untuk Labura, masing-masing AFL, Kepala DPKD Labura 2013, FID Kepala DPKD tahun 2014, dan AP Kabid Pendapatan tahun 2013, 2014 dan 2015.

Rony mengatakan, pihaknya telah mendapatkan data atas kerugian negara yang disebabkan penyelewengan DBH PBB Labura dan Labusel, sehingga dilakukan penetapan tersangka. Ia juga menjelaskan, untuk saksi dalam kasus itu sebanyak 22 orang. Masing-masing saksi tersebut untuk Kabupaten Labura 12 orang, dan Labusel 10 orang.

Disinggung apakah kasus tersebut dapat mengarah kepada bupati Labura dan Labusel, Rony tidak menampiknya. “Secara proporsional akan dilakukan pemeriksaan dan pengumpulan barang bukti lebih lanjut. Nanti tergantung dari perkembangan hasil penyelidikan,” sebutnya. (KRO/RD/wspda)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com