Warga Kaget Harimau Muncul di Tahura Begini Sikap Dishut Pemprovsu

Image: Warga Kaget Harimau Muncul di Tahura Begini Sikap Dishut Pemprovsu

RADARINDO.co.id – Sumut : Seekor Harimau berkeliaran di kaki Gunung Sibayak beberapa kali terlihat oleh warga di seputar Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan Kawasan Pendakian Gunung Sibayak, Kabupaten Karo, baru baru ini.

Akibatnya, warga setempat termasuk para wisatawan yang berkunjung mulai cemas keganasan kucing besar tersebut.

Peristiwa tersebut di benarkan oleh warga pengunjung untuk itu dihimbau waspada dan berhati-hati untuk siapa saja yang memilih trip pendakian di wilayah tersebut.

Sampai saat ini warga belum mengetahui apa penyebab dan mengapa Raja hutan ini kerap memunculkan diri di jalur ini.

Warga menduga munculnya harimau karena adanya pembalakan liar yang mungkin mengusik habitat dari hewan ini sehingga hewan langka ini berpindah tempat.

Sama diketahui bahwa hewan yang sangat di lindungi ini biasanya jarang sekali memunculkan sosok nya tanpa alasan tertentu. Artinya ekosistem yang ada di hutan liar saat ini tidak menjamin kehidupan nya kiranya itu yang menjadi dugaan sementara kami.

Kawasan pendakian Gunung Sibayak merupakan daerah tujuan wisata yang ramai di datangi pengunjung, apa lagi hari libur.

Sementara itu, Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara melalui Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pengelolaan Tahura Bukit Barisan Ramlan Barus, hari Rabu (14/10/2020), menjelaskan pihaknya telah menyurati Balai Besar KSDA Sumatera Utara untuk secara bersama mencari solusi terbaik.

“Beberapa kamera jebakan telah kami pasang di sejumlah titik bersama tim Balai Besar KSDA Sumatera Utara, pada Senin lalu berguna sebagai monitoring lokasi”, ujar Barus.

Menurut Ramlan, Kamera jarak jauh yang dilengkapi dengan sensor yang telah dipasang, juga bisa diharapkan dapat mempermudah penanggulangan serta meminimalisir konflik Harimau dengan Manusia.

Ramlan Barus menuturkan, kronologis perjumpaan manusia dengan Harimau Sumatera di kawasan Tahura Bukit Barisan terjadi sejak 29 Agustus 2020 belum dapat memastikan apa yang menjadi sebab mengapa harimau Sumatera ini menampakan diri.

Petugas pemungut retribusi pendakian Gunung Sibayak juga sempat melihat seekor Harimau Sumatera melintas di jalan menuju pos pendakian Sibayak.

Tertanggal 30 Agustus 2020, seorang masyarakat yang sedang mencari tanaman obat kembali melihat si Raja Hutan ini di kawasan Gunung Sibayak.

Kemudian pada bulan berikutnya tanggal 30 September 2020 bulan ini, Pengunjung yang sedang mengendarai mobil hendak menuju pos pendakian Sibayak, berpapasan langsung dengan Harimau Sumatera yang sedang melintas ketika kepergok Harimau tersebut lantas mengejar kenderaan wisatawan yang hendak menuju pos pendakian.

“Menghindari konflik antara harimau dengan warga dan wisatawan. Oleh karena itu, pihak pengelola segera berkoordinasi dengan Balai Besar KSDA Sumatera Utara. Secara teknis merekalah yang memahami cara penanggulangan nya ujar warga, Apakah itu harimau yang memang selama ini tinggal di kawasan hutan Sibayak ataukah migrasi masih dipelajari. Karena kawasan Leuser cukup luas,” papar Ramlan.

Ia juga menghimbau agar para pengunjung agar tetap berhati hati dan jangan terpencar dengan rombongan.
(KRO/RD/Jumadi)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com