KPU Kota Medan Akan Gelar Tiga Kali Debat Kandidat Pilkada 2020

Image: KPU Kota Medan Akan Gelar Tiga Kali Debat Kandidat Pilkada 2020

RADARINDO.co.id-Medan : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan rencananya akan menggelar 3 kali kegiatan debat kandidat, pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Medan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan 9 Desember 2020.

Rencananya kegiatan ini, akan berlangsung pada 7 November, 21 November dan 5 Desember 2020.

Dmikian dikatakan Komisioner Divisi Teknis KPU Medan M. Rinaldi Khair, kepada wartawan ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/10).

Lebih lanjut, Rinaldi mengatakan dalam hal ini, kami masih mensinkronisasikan jadwal kami, dengan tim kampanye pasangan calon nomor urut 1, Akhyar Nasution-H Salman Alfarisi dan nomor urut 2, M Bobby Afif Nasution-Aulia Rachman, dalam rakor yang akan kami gelar, Senin (19/10/2020).

Debat ini akan disiarkan secara langsung live Nasional. Adapun materi debat, antara lain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah Kabupaten/ Kota dan Provinsi, dengan Nasional.

“Serta memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan kebangsaan.
Selain itu, kedua Paslon juga akan diminta pandangannya, terkait membuat kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan dan pengendalian Pandemi Covid-19” ucapnya.

Terkait materi atau tema debat ini, KPU Kota Medan akan mengundang para ahli di masing-masing bidang ini, untuk menjadi tim penyusun materi dari kalangan profesional, akademisi maupun tokoh masyarakat, untuk membahas materi debat ini.

“Kami akan laksanakan pasca rakor, dengan kedua Tim Paslon Pilkada Medan. Karena kegiatan ini, masih dalam kondisi musibah non alam Pandemi Covid-19, maka peserta debat akan dibatasi, hanya ke dua Paslon, ditambah para komisioner KPU Kota Medan dan dua dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan”, ujar Rinaldi.

Serta empat orang dari tim kampanye kedua pasangan calon. Dan seluruh peserta, diwajibkan mematuhi protokol kesehatan untuk menghindari terkena Pandemi Covid-19, ujarnya lagi.

Sedangkan para undangan, tidak diperbolehkan membawa alat peraga, atau atribut kampanye, meneriakkan yel-yel, atau bentuk dukungan kepada Paslon tertentu, yang dapat mengganggu ketertiban acara debat, serta melakukan intimidasi melalui ucapan atau tindakan.

“Para tamu, wajib mematuhi ketentuan mengenai status penanganan Pandemi Covid-19, pada daerah pemilihan setempat yang ditetapkan Pemerintah, atau gugus tugas percepatan penanganan Pandemi Covid-19” ucap Rinaldi menambahkan. (KRO/MDN/Ril/TS)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com