Pjs Wali Kota Medan : Tindak Tegas Pelaku Usaha Tak Taati Protokol Kesehatan

Image: Pjs Wali Kota Medan : Tindak Tegas Pelaku Usaha Tak Taati Protokol Kesehatan

RADARINDO.co.id – Medan:
Selain mengevaluasi percepatan penanganan Corona Virus Diseases 2019 (Covid 19) di Kota Medan, Pjs Wali Kota Medan Ir Arief Sudarto Trinugroho MT juga menegaskan akan lebih tegas menegakkan kedisiplinan dalam penegakan protokol kesehatan, salah satunya dengan pemberlakuan tindakan tegas bagi pelaku usaha yang tidak menaati protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan Pjs Wali Kota Medan dalam Rapat Evaluasi Percepatan Penanganan Covid 19 di Posko Gugus Tugas Gedung PKK Jalan Rotan Proyek Medan, Kamis (1/10/2020). Diketahui, rapat itu digelar untuk mengevaluasi kinerja Pemko Medan selama ini, khususnya dalam upaya penanganan wabah virus Corona dan pemulihan ekonomi dampak pandemi, sekaligus menyusun rencana aksi sebagai langkah konkret Pemko Medan melalui Gugus Tugas dalam menangani Covid 19 dari segala aspek.

Dalam kesempatan itu, Arief mengakui langkah Pemko Medan menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 11/2020 dan No 27/2020 sudah cukup baik bahkan dinilai terbaik se-kabupaten/kota di Sumatera Utara. “Dalam Perwal tersebut, dengan detail diatur semua aspek yang harus ditangani dan ditaati masyarakat. Sekarang, apakah selama ini sudah dilaksanakan atau belum? Jika sudah, apakah berjalan maksimal? Ini yang dievaluasi dan ditekankan implementasinya kepada warga Medan agar patuh terhadap peraturan tersebut” ujarnya.

Ditambahkan, Pemko Medan juga telah mengadakan sistem informasi untuk Covid 19 berikut dengan instruksinya. Diakui, sistem itu berguna untuk simpul informasi bagi pemerintah maupun masyarakat, sehingga data mengenai Covid 19 dapat diterima masyarakat dengan jelas. Disebutkan, dia menjadwalkan akan kembali melakukan rapat evaluasi khusus dengan para Camat dan Lurah se-Kota Medan selaku garda terdepan penanganan Covid 19.

Terkait dengan dampak sosial, kata mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Medan itu, pada Perwal No 27/2020 juga tidak dilarang dalam melakukan usaha selama pandemi. Namun, pesannya, para pelaku usaha restoran atau tempat-tempat yang berpotensi mengumpulkan orang banyak juga harus paham akan protokol kesehatan.

“Jangan sampai dari restoran, kafe, tempat nongkrong dan lain sebagainya malah akan menciptakan cluster-cluster baru penyebaran Covid 19. Ke depannya, saya dan Pemko Medan akan lebih disiplin dalam penegakan hukum dan Perwal. Pemko Medan melalui Satpol PP akan terus memantau setiap tempat makan yang tidak menaati protokol kesehatan, terutama mengenai jaga jarak. Kita akan tindak tegas mulai dari pengurangan jumlah meja dan kursi yang tersedia di tempat, hingga penutupan lokasi yang menyalahi aturan,” tegasnya.

Terakhir, Arief berpesan kepada seluruh warga Medan untuk tidak abai dan tetap berdisiplin diri mematuhi protokol kesehatan. Karena menurutnya, pandemi Covid-19 nyata dan tidak tahu kapan akan berakhir. Rapat evaluasi tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM, para Asisten Sekretariat Daerah Kota Medan, serta Pimpinan OPD dan Para Kepala Bagian di Lingkungan Setdako Medan. (KRO/RD/wspda)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com