Pemkab Samosir Akan Perketat Pintu Akibat Perubahan Status Zona

Image: Pemkab Samosir Akan Perketat Pintu Akibat Perubahan Status Zona

RADARINDO.co.id-Samosir:
Pemkab Samosir akan memperketat pintu-pintu masuk ke Samosir baik jalur darat maupun danau sebagai akibat perubahan status dari zona hijau ke merah. Kebijakan ini diambil untuk mengendalikan angka kasus infeksi yang meningkat cukup signifikan beberapa hari belakangan ini, Selasa (13/10/2020).

Selain itu, GTPP juga telah memutuskan menutup sekolah untuk pembelejaran tatap muka dan sebagai gantinya pembelajaran daring (dalam jaringan) dan luring ( luar jaringan) dalam bentuk visitasi ke tempat tinggal para peserta didik. Pada bidang keagamaan, sosial, pariwisata, dan layanan-layanan publik lainnya masih dalam kajian untuk dirilis beberapa hari ke depan.

Untuk kegiatan di Onan Pangururan, masyarakat diimbau untuk tidak berlama-lama melakukan kegiatan di tempat tersebut dan sedaapat-dapatnya segera pulang setelah berbelanja. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk melakukan 3 M antara lain: memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/ hahand sanitizer sesering mungkin, dan menjaga jarak interaksi, 1 sampai 2 meter.

Hal ini dimaksudkan untuk menghindari droplet yang mungkin terjadi ketika berinteraksi satu sama lain karena dilindungi masker dan pembersihan tangan dari virus yang mungkin lengket tanpa disadari. Bagi orang -orang terkonfirmasi positif juga diimbau untuk benar-benar melakukan isolasi mandiri secara sesuai waktu yang ditetepkan dan tidak melakukan aktivitas di rumah karena berpotensi sebagai carrir untuk menginfeksi orang-orang sehat lain di sekitarnya.

Bagi pelaku perjalanan ke Samosir, sedang dikaji untuk menerapkan surat keterangan rapid test dari daerah asal untuk memastikan carrir tidak masuk ke Samosir. Petugas jaga di pintu-pintu masuk ke Samosir baik jalur darat maupun danau akan diaktifkan kembali setelah penerapan normal baru beberap bulan lalu.

Masih sebagai bahan kajian, masyarakat yang telah merencanakan mengadakan pesta hingga bulan Desember 2020 juga diimbau untuk menjadualkan ulang pelaksanaanya. Hal ini didasarkan pada upaya pencegahan dan pengendalian yang dilakukan oleh GTPP Covid-19 Samosir mengingat lonjakan kasus yang terjadi beberapa hari lalu.

“Mari kita jaga Samosir secara bersama-sama dengan mematuhi aturan yang dikeluarkan oleh GTPP Covid-19 Samosir,” ketua Tim GTPP. Ini semua dilakukan untuk kebaikan bersama yaitu terhindar dari infeksi yang lebih luas terhadap masyarakat. Oleh karenanya, mari saling mengingatkan satusamlain terutama pritokol kesehatan bagi anggota keluarga, ujarnya lagi.

Kita jaga para anak-anak lansia,dan penderita penyakit penyerta dengan menganjurkan untuk tetap tinggal di rumah demi keamanan bersama agar terhindar dari Covid-19. (KRO/RD/P.S)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com