Poldasu Tembak Mati Pengedar 7 Kg Narkoba

Image: Poldasu Tembak Mati Pengedar 7 Kg Narkoba

RADARINDO.co.id-Medan: Polda Sumut tembak mati pengedar 7 kg narkoba. Demikian disampaikan dalam konfrensi persnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, Senin (12/10/2020).

Lebihlanjut mengatakan bahwasannya Ditresnarkoba Sumut telah menangkap dan mengamankan 8,3 kg Sabu Sabu dan menembak mati pelakunya.

“Unit subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumut berhasil menangkap seorang laki laki yang mengendarai sedan Accord berwarna biru dengan nomor polisi BK 1103 QJ pada tanggal 9 Oktober 2020 di jalan SM Raja didepan stasiun bus PT Rapi, Medan Amplas.

Petugas melakukan penggeledahan dan tidak ditemukan barang bukti namun dalam pengembangannya pengakuan dari tesangka yang bernama Asn alis aseng bahwa narkoba jenis sabu sabu tersebut sudah diambil oleh seorang laki laki mengendarai sepeda motor jeni Beat warna hitam dan membawa satu buah tas warna merah.

Kemudian petugas melakukan pengejaran terhadap laki laki tersebut tepat di Jalan Jenderal AH Nasution, Kelurahan Harjosari 2, Kecamatan Medan Amplas tepatnya dipinggir jalan didepan Prima School personil unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumut.

Melihat seorang laki laki dengan ciri ciri yang diinformasikan oleh pelaku yang sudah tertangkap yaitu saudara Aswn alias Aseng dan petugas memberhentikannya namun pelaku mencoba melarikan diri dengan menambah kecepatan sepeda motornya.

Dan melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata api yang diarahkan ke petugas sehingga petugas cepat melakukan tindakan keras dan terukur dan menembak pelaku selanjutnya petugas memberikan pertolongan kepada laki laki tersebut yang bernama Masiman alias Iwan dengan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Namun dalam perjalanan ke Rumah Sakit pelaku Masiwan alias Iwan meninggal dunia dan ditemukan 7kg Sabu Sabu.

Polisi mengembangkan kasus tersebut pada tanggal 10 Oktober 2020 petugas Kdpolisian Subdit Unit 3 Ditresnarkoba Polda Sumut melakukan pengembangan ke rumah terasangka Aswan alias Aseng.

Yang pertama kali ditangkap yaitu beralamat di Jalan HM Nur No.59 Desa Pahang Kec Datuk Bandar Kota Tanjung Balai dengan melakukan penggeledahan yang disaksiakan kepling setempat dan didapatkanlah Narkotika jenis sabu seberat 1,3 kg jadi total keseluruhan 8,3 kg sabu.

Dalam konfrensi persnya Polda Sumut memberi data bahwa dalam periode bulan Desember 2019 sampai dengan tanggal 11 Oktober 2020 berhasil mengungkap kasus narkoba yaitu 6.275 kasus dengan tersangka 8.188 orang dengan barang bukti 479,59 kg sabu 1.615.1 kg ganja 10.434 batang pohon 1,28 kg biji.

Ladang ganja seluas 2Ha,219.542 butir pil Ecstasy 7.077 butir pil Happy Five,4.551 Pil Alprazolam,1,48 kg ke Tamin dan pelaku yang dilakukan tindakan tegas keras dan terukur sebanyak 15 orang meninggal dunia.

Kapolda berpesan kepada semua agar bersama sama bersinergi untuk memerangi peredaran narkoba khususnya di daerah Sumatra Utara. (KRO/RD/KRO/RD/HANAFIH)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com