Tim PKM USU Edukasi Peternak Kelola Limbah Sapi Jadi Biochar

Image: Tim PKM USU Edukasi Peternak Kelola Limbah Sapi Jadi Biochar

RADARINDO.co.id – Medan:
Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sumatera Utara (USU) melalui Tim Pengabdian pada masyarakat (PKM) diketuai Dr Deliana, MHum dan Dr Diana Sofia Hanafiah, SP, MP, Riko Andika Rahmat Pohan, SS, MHum selaku anggota melaksanakan PKM di Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.

Dr Deliana, MHum, Kamis (24/9), pengabdian ini diikuti oleh komunitas peternak Desa Tembung didominasi oleh peternak sapi bersama masyarakat setempat dan tim pengabdian USU dan beberapa alumni untuk memberikan penyuluhan serta pelatihan dengan mengangkat tema menanggulangi limbah dan melestarikan lingkungan.

Dia mengatakan, tema pengelolahan limbah kotoran sapi menjadi biochar dinilai tepat, sebab di desa tersebut mayoritas mata pencaharian masyarakat adalah peternak sapi. Sehingga limbah kotoran sapi menjadi masalah utama di desa ini.

Minimnya pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan limbah kotoran sapi, mendorong tim pengabdian USU melakukan penyuluhan serta pelatihan kepada masyarakat setempat bahwasanya limbah kotoran sapi tersebut dapat diolah menjadi biochar yang merupakan energy alternatif pengganti gas elpiji yang berbentuk seperti arang.

Penyampaian materi diberikan dengan cara penyuluhan dengan mendatangi kandang sapi terbesar di desa tembung Untuk memenuhi protocol kesehatan, tim membagikan masker kepada setiap peternak dan partisipan. Kedatangan tim pengabdian ke kandang sapi disambut antusias oleh peternak dan masyarakat setempat. Hal ini terlihat dari semangat mereka mengumpulkan kotoran sapi.

Metode yang diberikan dimulai dengan pemilihan kotoran sapi, pencampuran bahan pendukung, pembuatan, penyimpanan dan pengemasan. Untuk kemasan biochar dimasukkan ke dalam kantong plastik dan diberi label agar terlihat menarik.

Dr Deliana, MHum mengatakan keuntungan dari pengolahan limbah kotoran sapi ini adalah membuat lingkungan terlihat bersih dan rapi serta dapat mengurangi pencemaran udara. Tidak hanya itu, biochar ini juga dapat bernilai ekonomi karena dapat dimanfaatkan dengan biaya yang minim dibanding penggunaan gas elpiji.

Menurut beberapa peternak selama ini, mereka sudah memanfaatkan kotoran sapi, namun hanya dijadikan sebagai kompos. Dengan datangnya tim pengabdian USU, mereka dapat membuat produk lain dari limbah kotoran sapi untuk dijual. (KRO/RD/wspda)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com