Cafe Remang-Remang Marak Warga Gasaribu Resah

Image: Cafe Remang-Remang Marak Warga Gasaribu Resah

RADARINDO.co.id-Toba: Kepala Desa Gasaribu Kecamatan Laguboti Kabupaten Toba, Minggu (11/10/2020) sekira pkl 12.00 Wib mendatanggi cafe yang berada di Jalan lintas Sumatra Desa Pardomuan Nauli dan Desa Gasaribu.

Kedatangan Kepala Desa dan warga mereka mendesak agar Cafe dan warung remang-remang tidak lagi buka karena mengganggu ketenangan warga Desa Gasaribu yang sedang tidur.

Salah seorang anggota Karang Taruna Desa Gasaribu Lehen Pangaribuan mengatakan kepada RADARINDO.co.id mengatakan keberadaan Cafe di Desa itu sudah mengganggu ketenangan warga, akibat suara musik yang sangat keras hingga dini hari.

Akibatnya dapat mengganggu ketenangan warga saat beristirahat. Selain itu cafe itu juga menyediakan wanita penghibur seolah olah cafe remang-remang dijadikan ajang transaksi prostitusi.

Kedatangan kepala desa dan warga untuk memperingati pemilik cafe marga Tambunan br Manurung agar tidak lagi membuka cafenya atau menyediakan wanita penghibur ditempat mereka karena daerah ini ramai penduduknya dan dekat Gereja sehingga bukan dijadikan lokasi cafe.

“Kami atas nama masyarakat dan Tokoh Pemuda yang hadir meminta Polres Toba segera menutup cafe dan warung remang-remang di Desa kami diduga sarang oemakai Narkoba”, ujarnya tegas.

Kita berharap kepada pemilik Cafe agar tidak membuka kembali Cafe di daerah kami ini. Jangan sampai warga Desa Gasaribu mendatangi tempat ini kembali karena kami sudah pernah memberi peringatan sebelumnya bersama Banbinsa Kecamatan Laguboti, ujar warga.

“Kami juga meminta kepada pihak Satpol PP (Pemkab) Kabupaten Toba menutup cafe itu sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi”, sebut Kepala Desa Gasaribu, Mangatas Hutahaean. (KRO/RD/Erbin)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com