Youtuber Aleh-Aleh Dituntut Tujuh Bulan Penjara

Image: Youtuber Aleh-Aleh Dituntut Tujuh Bulan Penjara

RADARINDO.co.id – Medan:
Youtuber Aleh-Aleh Khas Medan, Rahmat Hidayat alias Aleh (19), warga Jalan Ileng Gang Nangka Lingkungan II, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, dituntut tujuh bulan penjara karena dalam kasus Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dalam persidangan yang digelar secara virtual di Ruang Cakra V PN Medan, JPU menilai terdakwa Rahmat terbukti melanggar Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Oleh tingkat meminta kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Rahmat alias Aleh dengan pidana penjara selama 7 bulan,” kata JPU Yarma Sari di hadapan majelis hakim yang diketuai Hendra Sutardodo, Kamis (1/10).

Dalam catatan tidaka JPU, hal yang memberatkan terdakwa Rahmat karena telah meresahkan umat Islam. “Sedangkan hal hal yang meringankan terdakwa Rahmat karena telah mengakui perbuatannya dan telah menyatakan sopan selama persidangan dan telah meminta maaf kepada umat Islam,” ujar Yarma.

Usai mendengarkan catatan dari JPU, majelis hakim yang diketuai Hendra Sutardodo dari persidangan pada Senin 5 Oktober 2020 mendatang yang beragendakan nota pembelaan (pledoi) terdakwa. Sebelumnya, dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aisyah dan Yarma Sari, kasus ini bermula pada Selasa 7 April 2020 sekira pukul 21.00 WIB.

Terdakwa Aleh sedang berkumpul dengan teman-teman di rumah Fahrezi Gilang Aprilian di Jalan Kawat I Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli. Kemudian mereka membuat lagu cover, lanjut jaksa, dengan cara sambil bermain gitar dan menyanyikan lagu serta merekamnya dengan menggunakan Handphone. Selanjutnya keenam orang tersebut sepakat membuat cover lagu islami berjudul “Aisyah”.

Jaksa melanjutkan, Deni Fahrizal Lubis Als Deni memberikan ide kepada terdakwa untuk membuat adegan memegang rambutnya ke atas lalu seperti pikiran kosong dan kerasukan lalu naik ke atas tempat tidur dan menghadap ke belakang agar kemudian ditolong. Namun terdakwa dengan inisiatifnya sendiri ternyata situasinya.

Atas perbuatannya, banyak umat islam yang melihatnya menjadi marah, tersinggung dan merasa dilecehkan karena lagu yang mereka nyanyikan tersebut adalah lagu tersebut dimana syair lagu tersebut menceritakan tentang sifat dan istri Nabi Muhammad SAW yang bernama Aisyah. (KRO/RD/wspda)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com