Sungguh Bejat, Cabuli Putri Adek Kandung Terungkap Setelah Di Curigai Orang Tua Sendiri

Image: Sungguh Bejat, Cabuli Putri Adek Kandung Terungkap Setelah Di Curigai Orang Tua Sendiri

RADARINDO.co.id – Taput : Entah setan apa yang merasuki pria berinisial MS (50) warga desa Silantom Julu, Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara, mengagahi dan mencabuli putri adek kandungnya sendiri.

Menurut Kapolres Tapanuli Utara AKBP Jonner MH Samosir melalui Kasubbag humas Polres Tapanuli Utara Aiptu Walfon Baringbing membenarkan kronologi kejadian pencabulan terhadap anak di bawah umur tersebut, Kamis (8/10/2020).

Walfon menjelaskan, korban pencabulan yang menimpah LS (15) adalah anak adek kandung tersangka MS (50) sendiri. Rumah orang tua korban dengan si pelaku MS (50) berdekatan.

“Terjadinya percabukan ini, dimana korban LS (15) sering ke rumah sipelaku MS mulai kelas 6 SD. orang tua kandung korban tidak merasa curiga karena MS adalah abang kandung orang tua sikorban LS. Jadi mulai umur 13 tahun korban sering tinggal di rumah MS Dan tidur pun di rumah tersangka MS”, terangnya.

Ditambahkan Walfon,” terungkapnya kasus cabul ini, karena orang tua kandung korban merasa curiga bahwa korban LS (15) dan tersangka MS sudah terlalu kompak baik di rumah maupun kerja ke ladang berduaan.

Atas kecurigaan orang tua korban , lalu korban LS (15) di panggil nya kerumah nya. Setelah itu orang tua korban menanyai korban karena sudah curiga betul. Saat di tanyai, lalu korban LS pun mengakui sudah sering di setubuhi tersangka MS di rumah nya saat istri dan anak anaknya tidak di rumah.

Kemudian di bawa ke ladang dan di ladang juga di setubuhi. Atas keterangan korban LS terhadap orang tua nya, lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tapanuli Utara pada, Sabtu (3/10/2020).

Tersangka MS pun tidak berkutip saat di tangkap Teamsus polres Tapanuli Utara setelah mendapat laporan tersebut, Minggu (4/10/2020) dan sudah di tahan di RTP (Rumah Tahanan Polisi) Polres Tapanuli Utara, tambah Kasubbag Humas Polres Tapanuli Utara.

Atas mempertanggung jawabkan perbuatan yang dilakukan tersangka MS (50) dikenakan Menurut Ayat (1) Pasal 82 Undang-Undang tersebut, pelaku pencabulan terhadap anak dipidana penjara paling sedikit lima tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar. (KRO/RD/Reno.H)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com