Jembatan Rangka Baja Lawe Alas Ambruk

Image: Jembatan Rangka Baja Lawe Alas Ambruk

RADARINDO.co.id-Aceh:
Jembatan rangka baja Lawe Alas ambruk diduga karena tak kuat menahan hantaman dan terpaan badai puting beliung. Jembatan penghubung Kecamatan Lawe Alas-Kecamatan Bambel Aceh Tenggara itu Minggu (27/9) sore ambruk ke dasar Sungai Alas.

Jembatan rangka baja Lawe Alas ambruk masih dalam tahap pekerjaan tersebut,tak ayal membuat berbagai kalangan kaget dan memunculkan berbagai asumsi.

Beberapa warga yang ditemui Waspada di lokasi, kejadian Senin (28/9) mengaku heran melihat satu dari empat banjang jembatan rangka baja yang sedang dibangun rekanan, bisa ambruk ke dasar Sungai Alas,bersamaan dengan terpaan badai yang juga menghantam tiga kecamatan lain yang merusakkan puluhan rumah warga Aceh Tenggara, Minggu (27/9) sekira pukul 17 :00.

“Kami pikir hanya rumah warga Aceh Tenggara di Kecamatan Bambel, Lawe Sumur dan Kecamatan Lawe Alas saja yang rusak berat dihantam badai, namun anehnya paska dihantam badai, kami melihat jembatan rangka baja Lawe Alas yang masih dalam tahap pekerjaan juga, ambruk ke dasar sungai,” ujar warga di sekitar lokasi kejadian diamini warga lainnya.

Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Rasid Efendi Desky, melalui Mustafa, PPK pembangunan jembatan Rangka Baja Lawe Alas,Mustafa kepada Waspada, Senin (28/9) membenarkan ambruknya satu bentang jembatan yang masih dalam tahap pekerjaan.

Yang ambruk itu banjang (span) ketiga dari arah Ngkeran Lawe Alas, sedangkan span ke pertama dan kedua, tetap kokoh dan tak terpengaruh kendati dihantam badai yang terjadi, Minggu (27/9) sore tersebut, kedua span atau bentang tersebut telah terpasang besi pelengkung di bagian atas jembatan.

Ambruknya satu bentang atau satu span jembatan rangka baja Lawe Alas tersebut, terang Mustafa dugaan sementara karena hantaman badai yang terjadi Minggu sore, namun demikian pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak BPBD tentang penyebab ambruknya jembatan yang belum terpasang besi melengkung di bagian atasnya tersebut

Terlepas dari masalah kualitas maupun karena hantaman badai yang jelas, PPK tetap mendesak rekanan CV.Budi Mulya memperbaiki bentang atau Span ke tiga jembatan rangka baja yang ambruk tersebut. ”Komponen yang rusak didata dan dibongkar serta diganti dengan yang baru, lalu dipasang kembali, mumpung masih dalam tahap pekerjaan yang cukup lanjutkan saja pembangunannya,” tegas Mustafa.

Kepada Waspada, Mustafa juga menyampaikan, proyek pembangunan jembatan rangka baja yang menghubungkan Ngkeran Kecamatan Lawe Alas dengan Pedesi Kecamatan Bambel tersebut, diperkirakan akan menghabiskan dana senilai Rp40 M lebih. (KRO/RD/wasp)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com