Mahasiswa Minta Kejari Kisaran Usut Dana Formi

Image: Mahasiswa Minta Kejari Kisaran Usut Dana Formi

RADARINDO.co.id-Sergai:
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Mahasiswa Demokrasi (JMD) Kabupaten Asahan melakukan unjuk rasa di Kantor Inspektorat dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan, Senin (14/9). Aksi itu untuk mempertanyakan kasus dugaan korupsi dana hibah yang dikelola Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Asahan.

“Kami ingin aparat penegak hukum dapat mengusut dugaan korupsi dana hibah yang dikelola FORMI,” kata Muhammad Azril Ilham saat berorasi di depan gedung Inspektorat Asahan. Menurut informasi yang mereka peroleh, dana yang dikucurkan tahun 2019 itu mencapai Rp 1,5 miliar.

“Kami tahu persoalan ini telah dilaporkan ke Kejari Asahan pada bulan April lalu, namun hingga saat ini belum diketahui bagaimana perkembangannya,” ungkap Azril sembari mengatakan sebagai insan intelektual berkewajiban untuk mengawal kasus dugaan penyimpangan ini.

Melalui aksi itu, massa meminta agar inspektorat bekerja lebih cepat dalam menetapkan kerugian negara akibat pengelolaan dana hibah FORMI tersebut.

Begitu pula di kejaksaan, mereka meminta agar aparat penegak hukum dapat melakukan penyelidikan dan penyidikan atas kasus tersebut. Ketika berorasi di kantor Inspektorat, para mahasiswa diterima oleh Kepala Bagian Umum, Khoirun, karena Kepala Inspektorat dan Sekretaris sedang mengikuti rapat di Polres Asahan.

Sedangkan di Kejari Asahan, mereka diterima Kasi Intel Zulham Dams. Zulham mengakui saat ini pihaknya sedang menunggu hasil pemeriksaan dari APIP dalam hal ini Kantor Inspektorat Kabupaten Asahan.

“Kami belum bisa menindaklanjuti karena masih menunggu pemeriksaan APIP,” ungkap Zulham. (KRO/RD/Analisa)

www.radarindo.co.id
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com