Irigasi Amblas, Puluhan Ha Sawah Kering

Image: Irigasi Amblas, Puluhan Ha Sawah Kering

RADARINDO.co.id-Abdya:
Sejak beberapa tahun terakhir, jaringan irigasi yang berada di bibir pantai Krueng Baru Desa Kuta Paya, Kecamatan Lembah Sabil, Aceh Barat Daya (Abdya), ambruk dihantam banjir luapan sungai, sekitar 2016 lalu.

Akibatnya, puluhan hektar (ha) areal persawahan penduduk dalam dua desa (Desa Kuta Paya dan Desa Ujung Tanah), kering dan tidak bisa ditanami padi.

Kepala Desa Ujung Tanah, Fauzan Adami kepada Waspada Kamis (6/8) mengungkapkan, sudah sejak beberapa tahun terakhir, puluhan ha sawah di desa yang dipimpinnya, maupun di desa Kuta Paya, sudah tidak bisa ditanami padi.

Pasalnya, saluran air yang ada di kawasan itu, tidak mampu lagi mengairi areal persawahan penduduk di kawasan itu, paska irigasi yang berada di bibir pantai Krueng Baru di Desa Kuta Paya yang menjadi sumber air, ambruk dihantam banjir luapan sungai pada tahun 2016 lalu.

Didampingi Keujrun Blang Desa Ujung Tanah Teungku Ramaya, Kades Fauzan Adami menambahkan, mengantisipasi areal persawahan yang kering, agar tidak menjadi lahan tidur, warganya memilih untuk berkebun.

“Sudah beberapa tahun terakhir, lahan basah ini dijadikan lahan kering untuk berkebun, karena tidak ada air. Tanaman pengganti padi ditanam warga, seperti kacang tanah, jagung dan semangka,” ungkapnya.

Sementara untuk kebutuhan beras, warganya menunggu masa panen dari desa tetangga. Saat desa tetangga panen, warga desanya, maupun desa Kuta Paya, membeli padi untuk kebutuhan hidup. “Berat memang, tapi mau bagaimana lagi. Sawah kita tidak ada air,” sesalnya.

Kades Fauzan mengaku, laporan tentang rusaknya irigasi dan saluran air topangan hidup petani dimaksud, sudah berulang kali dilaporkan ke dinas terkait.

Menurut Keujrun Blang Desa Ujung Tanah Teungku Ramaya, saluran irigasi itu, mengairi puluhan ha areal persawahan penduduk dalam dua desa, yakni Desa Kuta Paya dan Desa Ujung Tanah. Terkait masalah itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Abdya, drh Nasruddin, dimintai tanggapannya terpisah, membenarkan pihaknya sudah menerima laporan terkait kondisi irigasi tersebut. (KRO/RD/Wsp)

www.radarindo.co.id
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com