Now Loading

Remaja Putri Dibawa Kabur Dijanjikan Akan Dinikahkan Di Tangerang

Image: Remaja Putri Dibawa Kabur Dijanjikan Akan Dinikahkan Di Tangerang

RADARINDO.co.id-Kisaran:
Remaja putri dibawa kabur dijanjikan akan dinikahkan di Tangerang. Motif membawa kabur remaja putri berusia 16 tahun, warga Kec Airjoman, Kab Asahan terungkap, korban dijanjikan akan dinikahkan di Tangerang dengan pacarnya yang dikenal melalui Facebook dan Video Call.

Kapolres Asahan AKBP  Nugroho Dwi Karyanto, didampingi Waka Polres Kompol Mhd Ikhwan, Kabag Ops Kompol RD. Firman, dan Kasat Reskrim AKP Adrian Risky Lubis, saat paparan kasus di Mapolres Asahan, Rabu (29/7), menjelaskan tersangka ED, 43, warga Kampung Bojong RT 05/04 Desa Blukbuk Kronjo, Tangerang, sudah melakukan janjian dengan korban (remaja putri) dan mereka bertemu di SPBU Kec Airjoman, Kab Asahan, dan langsung berangkat ke Tangerang menggunakan bus umum, pada Rabu (22/7).

Atas kejadian remaja putri dibawa kabur ini, lanjut Nugroho, Sat Reskrim Polres melalui Unit PPA menindaklanjuti laporan ayah korban pada Jumat (24/7) dengan melakukan pemeriksaan saksi dan menelusuri jejak pelaku dan korban.

Saat ditemukan petunjuk pergi ke Tangerang, pihaknya berkoordinasi dengan Polsek Pulomerak, Polres Cilegon, Polda Banten, dan akhirnya, pada Sabtu (25/7) pelaku dan korban sampai di Pelabuhan Merak dan langsung dibekuk petugas. Disinggung dengan tindak kekerasan selama perjalanan kepada korban, Nugroho mengatakan, hasil penyidikan awal tidak ada mengarah ke hal itu, namun smartphone milik korban akan dijual pelaku.

“Untuk tindak kekerasan belum ada kita temukan, namun demikian kasus ini kita akan bekerja sama dengan Dinas Sosial, karena perkara anak di bawah umur,” jelas Nugroho.

Sedangkan untuk pasal yang disangkakan, lanjut Nugroho, melanggar Pasal 332 ayat (1) ke-1 dari KUHPidana, barang siapa melarikan perempuan yang belum dewasa tidak dengan kemauan (izin-red) orang tua atau walinya, tetapi dengan kemauan perempuan itu sendiri dengan maksud akan mempunyai perempuan itu baik dengan nikah maupun tidak dengan nikah, maka diancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun penjara. (KRO/RD/Wsp)

www.radarindo.co.id
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com