Pawai Bawa Obor Idul Adha 1441 H di Naposo Nauli Bulung Bikin Terharu

Image: Pawai Bawa Obor Idul Adha 1441 H di Naposo Nauli Bulung Bikin Terharu

RADARINDO.co.id-Palas:
Hari Raya Idul Adha 1441 H tahun 2020 sangat berbeda dirasakan warga Desa Naposo Nauli Bulung Aek Nabara Tonga, Kamis 30 Juli 2020 malam.

Pasalnya, warga khususnya para remaja masjid secara bersama sama melakukan pawai membawa obor bersama sama. Pemandangan ini yang dilakukan warga Naposo nauli Bulung desa Aek Nabara Tonga, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas. Mereka merayakan malam Idul Adha bersama dengan pawai obor jalan kaki bersama sama keliling desa, Kamis (30/07) malam.

Pawai membawa obor ini mengingatkan seluruh umat Islam pada perayaan hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha setiap tahunya, beberapa tahun lalu. Dahulu khususnya kalangan anak anak maupun remaja masjid selalu berbondong bondong membawa obor keliling desa sembari bertakbiran Allahu Akbar.

Bahkan, di tahun 1980 an umat Islam ada juga berpawai secara konvoi naik kenderaan bermotor roda dua, dan roda empat. Sembari bertakbir mengelilingi desa hingga kecamatan.

Fenomena ini nyaris tergeser karena peradaban jaman. Tidak sedikit warga desa khususnya mereka para orang tua, mengaku senang dan terharu. “Kami sangat terharu melihat pawai begini. Soalnya masa remaja kami dulu ya kami seperti ini. Saya jadi teringat di kampung 25 tahun lalu”, Fahmi Sirait salah seorang warga Kabupaten Asahan, usai membaca berita di RADARINDO.co.id GROUP KORAN RADAR, Jumat (31/07/2020) malam.

Kalau bisa pawai membawa obor ini harus digalakan kembali di setiap kampung kampung. Kalau di kota kota kanyaknya sulit terwujud. Sebab kehidupan di kampung dan di kota itu tidak sama, ujar Sirait dengan nada terharu.

Pria Batak Muslim yang mengaku sudah dua kali menjalankan ibadah haji beberapa tahun lalu itu, mengaku senang melihat remaja masjid mau pawai berkeliling kampung. Karena dianggap kegiatan positif dan dapat mempererat persaudaraan sesama umat Islam.

“Saya senang melihat itu. Jadi bikin teringat waktu remaja di kampung dulu. Itulah kehidupan di kampung, kompak dan sangat kekeluargaan”, katanya lagi menceritakan kisahnya.

Masih berkaitan kegiatan pawai obor di Naposo Nauli Bulung. Kegiatan ini merupakan tradisi di desa Aek Nabara Tonga dan membuktikan bahwa kekompakan naposo nauli Bulung desa Aek nabara Tonga masih kuat. Pawai obor di desa Aek Nabara Tonga sudah lama di tiadakan.

“Takutnya nanti para adik kita tidak tahu bahwa pawai obor menyambut idul Adha ada”, ujuar ketua naposo nauli Bulung desa Aek Nabara Tonga, Leo Pambudi Nasution.

Pawai obor menyambut idul Adha ini merupakan ide bersama naposo nauli Bulung desa Aek Nabara Tonga.
Harapan semua Naposo Nauli Bulung desa Aek Nabara Tonga kedepannya lebih di perhatikan baik dia pemerintah desa maupun masyarakat.

Karena ketika pemuda itu masih mau berbuat berarti daerah itu akan maju dan ketika pemuda itu diam daerahnya akan hancur,’ ujar, Hasan Basri Harahap.

Pawai obor menyambut Idul Adha Naposo Nauli Bulung desa Aek Nabara Tonga berkumpul mengucapkan selamat hari raya idul Adha yang di pandu ketua naposo nauli Bulung desa Aek Nabara Tonga, Leo pambudi. Pawai membawa obor sembari bertakbir di Noposo Nauli Bulung membuat terharu sejumlah kalangan. Pawai membawa obor ini patut di tiruh. (KRO/RO/Hariman)

www.radarindo.co.id
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com