Now Loading

Empat Orang Pemilik Warung Tuak Disidangkan di PN Sibuhuan

Image: Empat Orang Pemilik Warung Tuak Disidangkan di PN Sibuhuan

RADARINDO.co.id – PALAS : Razia yang dilaksanakan Sat Sabhara Polres Padang Lawas dibeberapa tempat, belum lama ini, Seperti Kecamatan Barumun, Barumun Selatan dan Lubuk Barumun, berujung ke ranah hukum.
Pengadilan Negeri Sibuhuan akhirnya menjatuhkan dakwaan kepa empat orang pemilik warung tuak dan bir, beserta barang bukti disidangkan di Pengadilan Negeri Sibuhuan Senin (26/07).

Dari hasil yang didapatkan, 4 orang pemilik minuman tuak dan bir yang disidangkan di Pengadilan Negeri Sibuhuan atas nama, JN, HS, NB dan MS dinyatakan terbukti bersalah melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Padang Lawas Nomor : 7 tahun 2015 tentang, Pengendalian, Pengawasan dan Penertiban Minuman Beralkohol.

Adapun 4 Orang pemilik minuman tuak dan bir tersebut, Atas nama JN dan HS pemilik minuman tuak. Disidangkan Senin (27/07/2020) oleh Hakim Pengadilan Negeri Sibuhuan Dr Yustika Tatar Fauzi Harahap, SH.MH yang dihadiri oleh Penyidik AKP Muhammad Husni Yusuf, SH dan Penyidik Pembantu. Dengan pidana kurungan selama 1 bulan. Dengan alat bukti 18 buah derigen warna biru dan putih berisikan tuak, Dirampas untuk dimusnakan, 1 buah kenderaan roda 4 (Pick Up L-300) berwarna hitam bernomor Polisi BM 9179 SE serta membayar biaya perkara Rp7500.

Selanjutnya, NB pemilik kedai tuak disidangkan Senin (27/07/2020) oleh Hakim Pengadilan Negeri Sibuhuan Dr Yustika Tatar Fauzi Harahap, SH.MH yang dihadiri oleh Penyidik AKP Muhammad Husni Yusuf, SH dan Penyidik Pembantu. Dikenakan hukuman denda Rp 5 juta atau 2 bulan kurungan. Dengan alat bukti 9 buah botol isi bir merk Bintang, Dirampas untuk dimusnakan. Uang sebesar Rp150 ribu disita untuk Negara. Serta membayar biaya perkara Rp7500.

Dan selanjutnya lagi, MS disidangkan Senin (27/07/2020) oleh Hakim Pengadilan Negeri Sibuhuan Dr Yustika Tatar Fauzi Harahap, SH.MH yang dihadiri oleh Penyidik AKP Muhammad Husni Yusuf, SH dan Penyidik Pembantu. Dikenakan hukuman denda 1 juta atau 3 bulan kurungan. Dengan alat bukti 5 buah botol isi Bir merk Bintang. Dirampas untuk dimusnakan. Serta membayar biaya perkara Rp7500.

Dimana putusan tersebut diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari dan tanggal itu juga oleh Hakim tersebut. Dibantu oleh Sahara Tarigan SH, MH sebagai Panitera pengganti pada Pengadilan Negeri Sibuhuan. Dihadiri oleh Penyidik AKP Muhammad Husni Yusuf, SH dan Penyidik Pembantu BRIPKA Chandra A. Putra, S.Tr.K dan BRIPDA Doni Kurniawan. (KRO/RD/Lubis)

www.radarindo.co.id
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com