Predator Puluhan Anak Ini Terancam Hukuman Berat

Image: Predator Puluhan Anak Ini Terancam Hukuman Berat

RADARINDO.co.id-Babel:

Adalah FD (27), seorang bujangan warga Kecamatan Simpangkatis ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan puluhan anak di bawah umur oleh Polres Bangka Tengah (Bateng), Provinsi Bangka Belitung (Babel). Saat ini, tersangka tengah menjalani proses hukum berlaku dengan tuntutan hukuman 15 tahun kurungan penjara dan denda Rp5 miliar.

Dalam konferensi pers, Kapolres Bateng AKBP Slamet Ady Purnomo didampingi Kabag Ops AKP Yudha Wichaksono dan Kasat Reskrim, Iptu Mulya Sugiharto, di Mapolres Bateng, Jum’at (24/7) siang mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengakuan FD ini, sebelumnya tersangka sering berkencan dengan wanita tapi pria alias waria guna melampiaskan hasrat seksual menyimpangnya.

“Bermula dari kebiasaan kencan dengan waria, kemudian tersangka FD ini mulai membujuk rayu anak-anak lelaki untuk menuruti kemauan hasrat bejatnya. Bahkan korbannya selama bertahun-tahun, totalnya sudah mencapai puluhan korban namun kami tidak bisa menyebutkan jumlah pastinya hanya saja yang membuat laporan ke Mapolres Bateng saat ini ada 6 korban didampingi pihak keluarga,” katanya.

Lanjut AKBP Slamet, bahkan kepada petugas pelaku juga mengakui melakukan aksi bejatnya kesalahseorang korban selama lima tahun atau sejak korban berumur 11 tahun hingga berumur 15 tahun.

“Selama kurang lebih 5 tahun, salah seroang korban selalu diintimidasi oleh FD ini, diancam akan dibunuh jika menceritakn perbuatan tidak senonoh tersebut ke orang lain,” katanya.

Tersangka FD ini tertangkap pada 26 Juni 2020 lalu dan menjalani proses hukum berlaku, saat ini semua berkas pemeriksaan sudah lengkap. Selain itu, sejauh ini pihak Polres Bateng telah memberikan konseling kepada para korban dengan melibatkan dinas terkait di Pemda Bateng.

AKBP Slamet mengajak semua elemen masyarakat untuk intens memantau perilaku dan pergaulan anak-anak di lingkungan, kemudian segera melaporkan ke pihak berwajib jika terjadi pelanggaran hukum terutama melibatkan anak di bawah umur.

“Kita dari pihak kepolisian akan bersikap tegas kepada pelanggar UU Perlindungan anak seperti FD, dengan tuntutan kurungan penjara selama 15 tahun dan denda Rp.5Miliar sebagaimana diatur dalam Pasal 82 UU RI nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan PERPU nomor 01 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” tandas Kapolres Slamet. (KRO/RD/Andrian).

www.radarindo.co.id
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com