Kasus Dugaan Pasal 170 Seret Oknum DPRD Labusel di Sinyalir Bermuatan Politis

Image: Kasus Dugaan Pasal 170 Seret Oknum DPRD Labusel di Sinyalir Bermuatan Politis

RADARINDO.co.id-Labusel:
Terkait dengan laporan Polisi NO LP/954/VI/2020/SU/RES -LBH tanggal 09 juli 2020 di tuduhkan kepada,”IMAM FIRMADI” anggota DPRD atas kasus Penganiyaan terhadap Muhammad Jefri Yono, di Desa Pinang Damai kecamatan torgamba kabupaten Labuhanbatu Selatan, 7 tokoh masyarakat Pinang Damai menggelar audensi kepada Wakapolres Labuhanbatu, sebagaimana yang telah di langsir oleh media online.

Sebut Ramahul Mahulae selaku Tokoh Masyarakat Desa Pinang Damai. Lebih lanjut, kasus laporan dugaan penganiyaan yang di lakukan Oknum anggota DPRD tersebut rentetan dari kasus, “Pencurian sepeda motor di lakukan oleh,”Muhammad Jefri Yono,(21)di Desa Pinang damai pada tanggal 28 juni 2020, yang bersangkutan telah di tetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian sektor Torgamba berdasarkan atas laporan Polisi No LP/122/VI/RES.1.8/2020/SU/RES-LBH tanggal 29 juni 2020 namun kenyataan nya yang berangkutan tidak di tahan,” imbuhnya.

Atas kejadian ini Saya menilai, bahwa kasus ini yang menyeret nama, IMAM FIRMADI, selaku anggota Dewan Kabupaten Labuhanbatu Selatan sepertu di paksakan,dan bermuatan politis dan di besar besar agar, saudara IMAM, bisa di lakukan Pergantian Antara Waktu (PAW), tutupnya.

Sementara Kapolres Labuhanbatu AKBP, Agus Darojat Sik di konfirmasi melalui akun WA nya hingga sampai berita ini muncul tidak memberikan jawaban. (KRO/RD/Nasution)

www.radarindo.co.id
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com