Now Loading

Pasar di Lhokseumawe Terbakar

Image: Pasar di Lhokseumawe Terbakar

RADARINDO.co.id-Aceh:
Di tengah kisruh antara pedagang dengan pemerintah kota terkait dengan penertiban lapak liar, Kamis dinihari tadi (9/7/2020), Pasa Inpres Jl.Listrik Banda Sakti, Lhokseumawe, musnah terbakar menghanguskan ratusan unit kios.

Meski hujan gerimis, sekira pukul 01.13 WIB, kobaran api menghanguskan pasar inpres tersebut. Korbaran api begitu cepat membesar, sehingga banyak kios yang tidak bisa diselamatkan. Terutama kios yang berisi pakaian dan perabotan rumah tangga.

Kebakaran pun semakin meluas lantaran adanya hembusan angin yang cukup kuat. Ratusan warga terlihat menyaksikan kebakaran, dan sebagian membantu para pedagang yang panik berusaha menyelamatkan barang-barang mereka.

Salah seorang pedagang pasar, Muntasir, mengatakan dia merasa kaget mendapatkan kabar telah terjadi kebakaran besar di Pasar Inpres setempat. Setelah mendatangi pasar, Muntasir hanya bisa terpaku menyaksikan satu unit rukonya yang menjajakan sembako sedang dilalap si jago merah.

Muntasir tak bisa berbuat apa-apa lantaran api telah mengepung rukonya dan ratusan ruko lainnya, serta lapak dagang. Bahkan setelah api menghanguskan pasar Los F, armada pemadam kebakaran belum juga datang memberikan pertolongan. Padahal posisi kantor Dinas Pemadam Kebakaran hanya terpaut beberapa meter saja dari lokasi kebakaran pasar setempat.

Muntasir dan sejumlah pedagang lainnya menduga api pertama kalinya muncul di bagikan pasar penjual sayur yang berada dekat dengan meunasah pasar. Meski belum mengetahui penyebab kebakaran, namun menurut mereka lokasi pasar pernah terjadi arus pendek listrik yang memercikan bunga api.

Sementara itu Danru Armada Pemadam Kebakaran Kota Lhokseumawe, Ibrahim mengatakan, untuk mengatasi kebakaran Pasar Inpres, sebanyak empat unit mobil armada pemadam kebakaran Kota Lhokseumawe dikerahkan.

Kemudian turut dibantu dua unit mobil armada pemadam kebakaran Kab. Aceh Utara, dua unit mobil armada pemadam kebakaran PT. Pertama Arun Gas (PAG) serta satu unit mobil water canon Polres Lhokseumawe.

Memasuki pukul 03.00 WIB dini hari, kebakaran pun mulai reda dan api perlahan-lahan padam. Akibat kebakaran tersebut, menyebabkan ratusan pedagang mengalami kerugian besar yang mencapai lebih dari Rp1 miliar dan belum lagi termasuk jumlah bangunan yang hangus terbakar. (KRO/RD/WpAceh)

www.radarindo.co.id
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com