Kata Kata Bijak Islami Kehidupan Henyentuh Hati

Image: Kata Kata Bijak Islami Kehidupan Henyentuh Hati

RADARINDO.co.id – Jakarta:
Hidup bukanlah mimpi tapi mimpi berarti hidup. Menjalani kehidupan dengan baik adalah impian semua orang. Namun hidup selain ujian bagi si hamba itu sendiri. Juga menjalankan perintah sang Maha Besar.

Ketika semua telah dilakukan, maka berserah pada Tuhan akan membuat hati merasa lebih tenang. Untuk menyelami makna kehidupan, kata-kata bijak Islami bisa menjadi bahan renungan.

Untuk itu, ada kata-kata p yang dikutip dari Alquran, Hadits, dan perkataan dari tokoh Islam terkenal. Selain penuh hikmah, kata-kata bijak ini bisa memberikan inspirasi dan membangkitkan semangat seseorang, sesuai dihimpun brilio.net dari berbagai sumber, belum lama ini.

Kata-kata bijak Islami dalam kehidupan dapat menjadi sugesti diantaranya:

“Barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat balasannya.” (QS Az-Zalzalah: 7).

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah 216).

“Dosaku sangat membebaniku. Tetapi ketika aku mengukurnya dengan rahmat-Mu, Ya Allah, ampunan-Mu lebih besar.” (Imam Syafii).

“Datangnya kematian tidak menunggu hingga kamu akan menjadi lebih baik. Jadilah orang baik dan tunggulah kematian.” (Habib Ali Zainal Abidin).

“Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.” (QS. Asy-Syuura : 43).

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al-Baqarah : 286).

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al Insyirah : 5).

“Hati menjadi resah dan gelisah ketika kita terbiasa berandai-andai dalam menyikapi persoalan hidup.” (Aa Gym).

“Dunia ini ibarat bayangan. Kalau kau berusaha menangkapnya, ia akan lari. Tapi kalau kau membelakanginya, ia tak punya pilihan selain mengikutimu.” (Ibnu Qayyim Al Jauziyyah).

“Orang yang terkaya adalah orang yang menerima pembagian (taqdir) dari Allah dengan senang hati.” (Ali bin Husein).

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar Rad : 11).

“Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak.” (HR. Ahmad).

“Berpikirlah positif, tidak peduli seberapa keras kehidupanmu.” (Ali bin Abi Thalib).

“Jangan berduka, apa pun yang hilang darimu akan kembali lagi dalam wujud lain.” (Jalaludin Rumi).

“Jangan bersedih. Sesungguhnya pertolongan akan datang bersama kesabaran.” (HR. Ahmad).

“Jangan kamu merasa lemah dan jangan bersedih, sebab kamu paling tinggi derajatnya jika kamu beriman.” (QS. Ali Imran: 139).

“Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapa pun, karena yang menyukaimu tidak butuh itu. Dan yang membencimu tidak percaya itu.” (Ali bin Abi Thalib).

“Jangan terlalu keras pada dirimu sendiri, karena hasil akhir dari semua urusan di dunia ini sudah ditetapkan oleh Allah. Jika sesuatu ditakdirkan untuk menjauh darimu, maka ia tak akan pernah mendatangimu. Namun jika ia ditakdirkan bersamamu, maka kau tak akan bisa lari darinya.” (Umar bin Khattab).

“Memangnya kenapa kalau hidup kita tak sempurna? Toh ini bukanlah surga.” (Nourman Ali Khan).

“Kerjakanlah urusan duniamu seakan-akankamu hidup selamanya. Dan laksanakan urusan akhiratmu seakan-akan kamu akan mati besok”.

“Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah.” (HR. Muslim).

“Orang yang paling berat cobaannya adalah nabi, kemudia orang-orang yang dibawah derajatnya dan seterusnya.” (HR. Tirmidzi).

“Manfaatkanlah lima hal sebelum datang lima hal; masa mudamu sebelum masa tuamu, masa sehatmu sebelum masa sakitmu, masa kecukupanmu sebelum masa miskinmu, masa luangmu sebelum masa sibukmu, masa hidupmu sebelum masa kematianmu”.

“Ikhlas adalah kunci mendapatkan banyak harta di dunia dan di surga”.

“Allah tidak melihat bentuk rupa dan harta benda kalian, tapi Dia melihat hati dan amal kalian”.

“Pemberian yang tidak diberikan dengan ikhlas hanya akan menyumbat saluran rezeki.”

“Jika hatimu sudah ikhlas maka tidak ada lagi penderitaan yang akan menyakitimu”.

“Hati yang ikhlas menuntun dunia dan akherat bergerak membantumu”.

“Tidak ada cara menjadi ikhlas kecuali dengan selalu mendekatkan diri pada Allah”.

“Harta duniawi jika tidak dipandu oleh agama akan membuatmu kehilangan arah”.

“Seseorang takkan pernah kehabisan rezeki asalkan ia mau mencarinya dengan niat baik dan sungguh-sungguh”.

“Bersihkanlah hartamu dengan zakat dan sedekah agar kelak tidak menjadi penghalang bagimu”.

“Rezeki Allah datang pada siapa saja yang mencarinya dengan niat mencari rezek halal”.

“Hati yang serakah tidak akan pernah merasa puas mengumpulkan harta sebanyak apapun itu”.

“Allah senang dengan manusia yang mengusahakan rezeki halal, meski di sekitarnya banyak harta tidak halal bergelimpangan”.

“Harta yang tidak berkah ibarat minum air laut, jika diminum takkan pernah mengobati rasa hausmu”.

“Harta yang tidak berkah akan mendatangkan berbagai kemalangan dan penderitaan”.

“Usaha mencari harta jangan dikalahkan dengan usaha mencari ridha Allah”.

Kata kata bijak Islami tidak jarang dikutip para penyair, bahkan kalangan politikus untuk menjadikan suatu ilustrasi dan kekayaan perbendaharaan kata kata dalam beragumen. Karena kebanaran yang hakiki memiliki alasan nyata sesuai dalam ajaran agama Islam. (KRO/RD/BABE)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com