Suami Pergi Istri Dituduri 2 Pria Selingkuhan Sekaligus

Suami Pergi Istri Dituduri 2 Pria Selingkuhan Sekaligus

RADARINDO.co.id-Merangin:
Indahnya kencan dengan orang yang dicintai, sebagai pintu masuk untuk memenuhi kebutuha biologis. Asal dilakukan dengan pasangan yang sah, bukan dengan selingkuhan.

Kasus perselingkuhan biasanya tidak melihat status sosial. Warga desa maupun kota, bahkan yang miskin maupun yang kaya tidak menjadi tolak ukur.

Bahkan, berbuat nekad melakukan hubungan badan diluar kewajaran. Artinya, praktek satu lawan dua juga bisa terjadi untuk melampiaskan nafsu bersama selingkuhanya.

Salah satu kisah asmara gelap yang diilakukan seorang ibu rumah tangga sebut saja, Yuni (bukan nama sebenarya -) tatkala suami sedang keluar rumah. Istrinya nekad memasukan dua orang pria ke dalam rumahnya di Dusun Sungai tebal, Desa Nilo Dingin, Lembah Masurai, Kabupaten Merangin.

Kedua pria itu datang ke rumah tetangganya setelah sang suami pemilik rumah pergi. Berdasarkan pengakuannya kejadian ini dilakukan bukan hanya sekali, tetapi para tetangga memergoki kedua pria itu datang ke sana beberapa kali.

Namun kali ini penduduk desa pun bertindak saat mengetahui dua pria tersebut kembali mendatangi rumah salah satu warga tersebut.

Merekapun langsung mengerebek rumah tetangganya itu dan mendapati sang istri pemilik rumah bersama dua pria sedang berselingkuh.

Senin, (25/5/2020), SD (48) istri pemilik rumah kedapatan akan berhubungan badan layaknya suami istri dengan dua pria berinisial PN (46) dan Yani (42). Ketiganya akan melakukan hubungan Threesome di rumah tersebut namun bisa digagalkan warga setempat.

Kasus itupun akhirnya ditangani dikantor polisi setempat untuk diselesaikan secara hukum oleh warga.
Melansir dari TribunJambi.com, Kapolsek Lembah Masurai, IPTU Sitepu melalui Kanit Reskrim AIPDA Adi Arianto membenarkan kejadian penggerebekan warga.

Saat penggerebekan tersebut ketiganya belum sempat melakukan hubungan badan di lokasi lantaran terlanjur dipergoki warga. Namun ketiganya tak menyangkal telah sering melakukan perilaku menyimpang tersebut bertiga.

“Kala itu suami sah dari SD sedang tidak berada di rumah. Dia baru datang setelah dihubungi warga usai penggerebekan. Ia (suami) sendiri yang melaporkan ke kepolisian,” kata Adi Arianto yang dikutip dari TribunJambi, Jumat (29/5/2020).

Akhirnya ketiganya langsung digelandang ke Mapolsek Lembah Masurai untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

Apa yang ketiganya lakukan itu bisa membuat mereka terjerat hukum lantaran dikenai pasal 284 KUHP tentang tindak pidana perzinahan yang bisa membuat mereka dipenjara sembilan.

Mereka mengaku telah melakukan hal tak pantas ini sejak tahun 2016 silam. Bahkan hubungan suami istri telah mereka lakukan belasan kali di rumah tersebut saat suami SD tengah pergi keluar rumah. Kedua pelaku menyatakan penyesalan dan ingin bertaubat, ujarnya. (RO/RD/SOSOK)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com