Perkosa Pacar Saat Pingsan Ditinggal Keadaan Bugil

Image: Perkosa Pacar Saat Pingsan Ditinggal Keadaan Bugil

RADARINDO.co.id – Jabar:

Boncel (31) bukan nama sebenarnya akhir dibekuk polisi karena terbukti memperkosa pacar yang dikenalnya lewat aplikasi daring perjodohan. Korban sebut saja, Ayen (26) bukan nama sebenarnya, menjadi korban pemerkosaan saat ia pingsan. Berdasarkan informasi, korban diberi meniman beralkohol hingga mabuk dan tak sadar diri.

Setelah itu, Boncel melakukan pemerkosaan. Korban menyadari setelah ia siuman, dan melihat kondiri tubuh tidak mengenakan baju lagi. Sedangakan sang pacar, Boncel sudah tidak berada ditempat.

Korban yang juga seorang asisten dokter di Depok, Jawa Barat. Ia diperkosa Boncel yang merupakan pacar baru kenalanya melalui aplikasi daring perjodohan. Sementara itu, Kapolres Depok Komisaris Besar Azis Andriansyah, Kamis (28/5/2020), mengatakan perempuan berusia 26 tahun itu awalnya berkenalan dengan pria yang kini sudah jadi tersangka itu melalui aplikasi kencan, Kamis (28/05/2020) sesuai dilansir dari Suarajatim.

Awal kejadian itu, bermula ketika mereka berdua sudah akrab dan sepakat bertemu di rumah makan kawasan Cinere. Usai pertemuan pertama, keduanya berjanji kembali bertemu.  Mereka membuat janji bertemu kedua pada 23 Mei 2020 di kontrakan Boncel. Sembali ngobrol keduanya tampak akrab.

“Tapi pelaku lantas menawarkan minuman keras yang membuat korban tak sadarkan diri,” ujar Kapolres. Namun ketika korban tidak sadarkan diri karena mabuk berat, tersangka memperkosa paksa korban. Setelah ia melepaskan sy4hwatnya korban ditinggalkan di rumah kontrakan dengan kondisi bugil.

Korban kemudian ditinggal pelaku. Saat korban tersadar, ia mendapati semua busana sudah terlepas dari badan. Dia menyadari telah terjadi pencabulan terhadap dirinya.

Korban pun menceritakan kasus tersebut kepada orangtuanya dan kemudian melaporkan ke polisi. Polisi berhasil menangkap pelaku dijerat pasal 286 KUHP tentang Tindak Pidana umum Perbuatan Persetubuhan terhadap korban dengan keadaan tidak berdaya dengan accaman hukuman  tujuh tahun penjara.

Sejumlah pihak mengecam tindakan tidak manusiawi yang dilakukan perlaku kepada korban saat tidak berdaya. “Mestinya pelaku dihukum seberat – beratnya. Perbuatanya tersebut sudah tidak manusiawi”, ujar salah seorang warga memberi tanggapan. (KRO/RD/SJ)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com