Ombak Besar Hantam Puluhan Rumah Warga Abdya

Ombak Besar Hantam Puluhan Rumah Warga Abdya

RADARINDO.co.id – Blangpidie : Sekitar kurang lebih seratusan jiwa penduduk Aceh Barat Daya (Abdya), dalam dua desa, yakni Desa Palak Kerambil dan Desa Panjang Baru, Kecamatan Susoh, terpaksa harus meninggalkan rumah dan rela mengungsi sementara waktu ke rumah sanak saudara, di desa-desa tetangga, dalam kawasan Susoh.

Pasalnya, pemukiman padat penduduk kawasan pesisir Abdya itu, dihantam abrasi yang parah. Tercatat, sebanyak 38 unit rumah warga di Desa Palak Kerambi dan Panjang Baru, Kecamatan Susoh, rusak parah akibat dihantam ombak besar.

Ombak diprediksi dengan ketinggian lebih dari 7 meter itu, menghantam pemukiman padat penduduk di kawasan itu, pada Rabu (20/5) dinihari lalu, sekira pukul 04.00 WIB jelang ubuh.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Amiruddin SPd mengatakan, dari data yang dihimpun diketahui ada sekitar 38 rumah warga di dua desa dalam Kecamatan Susoh rusak berat, setelah dihantam gelombang pasang, yang diprediksi mencapai 7 meter lebih.

Amiruddin mengatakan, rata-rata rumah yang rusak dibagian dapur dan ruang tengah. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun ditaksir seratusan jiwa lebih penduduk yang bermukim di pesisir itu, terpaksa harus mengungsi sementara ke rumah tetangga dan kerabat terdekat, untuk berlindung hingga kondisi ombak kembali reda. “Abrasi kali ini yang paling parah dari tahun-tahun sebelumnya,” sebutnya.

Disamping merusak rumah penduduk, hantaman ombak besar juga menggulung tanaman milik warga, seperti pohon kelapa dan pohon lainnya, yang mengakibatkan pohon-pohon tumbang dan diseret arus ombak ke lautan.

Pihaknya akan segera membuat laporan ke Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, agar segera meninjau lokasi abrasi yang kian hari semakin ganas di lokasi tersebut. (KRO/RD/WPD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com