Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Perumahan Elite

Image: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Perumahan Elite

RADARINDO.co.id – Tasikmalaya : Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri kembali menangkap seorang pria berinisial MT (38), di salah satu kawasan rumah elit Perum Bumi Sentra Mas Blok F3 Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Selasa (19/5) sore lalu.

Tim Densus dibantu petugas Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota pun keesokan harinya, Rabu (20/5) langsung menggeledah rumah terduga teroris tersebut dan mengamankan beberapa barang bukti.

“Selama ini kita mengenal pria itu sebagai ustadz atau guru ngaji. Sudah lama ada 7 tahun diam bersama keluarganya disini, di rumah inventaris perumahan. Setiap harinya disini sebagai imam masjid, guru ngaji dan semua kegiatan di masjid,” kata salah seorang penjaga perumahan setempat, Nana (50), kepada wartawan, dilansir dari Kompas.com, Kamis (21/5).

Nana menambahkan, MT sudah dikenal lama oleh warga perumahan dan sempat keluar dulu dari kegiatan keagamaan beberapa tahun silam di lingkungan ini. Sampai akhirnya ia aktif dan masuk kembali ke perumahan dan menempati rumah inventaris bagi pengurus masjid atau keagamaan di perumahan tersebut.

“Sempat keluar dulu dan katanya merantau ke luar kota beberapa tahun dari sini. Sampai akhirnya kembali lagi dan mengisi kembali rumah inventaris ini bersama anak dan istrinya,” tambah Nana.

MT selama ini dikenal suka bergaul dengan masyarakat dan bukan tipe orang atau keluarga yang menutup diri. Pria tersebut tak memiliki pekerjaan tetap selama ini dan kegiatannya hanya sebagai imam masjid, guru ngaji dan mengurus semua kegiatan keagamaan.

“Selama ini diketahui gaul dan belum pernah melihat menyendiri kalau di sini. Setiap waktu azan selalu ada di masjid dan bersiap menjadi imam shalat bagi warga setempat,” tambahnya.
Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris berinisial MR (45), warga asal Kampung Padasuka, Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.

Tersangka selama ini diduga memiliki keterkaitan jaringan teroris dengan beberapa orang yang ditangkap sebelumnya di daerah lain belum lama ini.

Pria yang berprofesi pedagang air galon, kopi seduh dan dikenal sebagai guru ngaji ini diketahui merupakan almuni Ngruki, Solo, Jawa Tengah. Dua hari setelah penangkapan, Densus 88 dibantu Tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota menggeledah dua rumah yang salah satunya sebagai tempat tinggal tersangka bersama keluarganya. (KRO/RD/Komp)

www.radarindo.co.id
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com