Sempat Cekcok Lantaran Menduga Istrinya Selingkuh, Pria Ini Akhiri Hidup Gantung Diri

Image: Sempat Cekcok Lantaran Menduga Istrinya Selingkuh, Pria Ini Akhiri Hidup Gantung Diri

RADARINDO.co.id – Tasikmalaya : Seorang pria bernama Omi Permana (30) warga Kampung Legok Nangka, Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di sebuah bangunan bekas warung di depan rumahnya, Sabtu (9/5) dini hari.

Sebelum gantung diri, Omi diketahui sempat cekcok dengan istrinya berinisial AI (24) yang diduga selingkuh, Jum’at 8 Mei malam tadi sekira pukul 23.00 WIB. Saat itu, Omi mengetuk pintu rumah yang didalamnya ada istrinya.

Dilansir dari Okezone, Sabtu, saat itu Omi meminta handphone milik istrinya sambil mengatakan bahwa istrinya telah selingkuh, kemudian dia menggigit tangan dan memukul wajah istrinya sehingga membuat istrinya berteriak.

Teriakan istri korban mengundang warga untuk melerai pertengkaran tersebut. Omi lantas lari ke sumur di area perkebunan di depan rumahnya sambil membawa tali tambang dan sebilah pisau. Guna mengantisipasi pertengkaran kembali terjadi, warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Indihiang Polres Tasikmalaya Kota

Anggota Polsek Indihiang bersama warga berusaha mencari korban. Saat warga dan polisi mencari ke bangunan bekas warung, ditemukan korban sudah meninggal dunia gantung diri menggunakan tali tambang yang mengikat di leher.

Bersasarkan informasi warga sekitar, Omi telah menikah dengan istrinya selama 8 tahun dan sudah dikaruniai dua orang anak. Sehari-hari, Omi bekerja sebagai buruh di penambangan batu.

Sebelumnya, Omi pernah melakukan kekerasan kepada istrinya dan telah dilaporkan ke Polres Tasikmalaya Kota, pada 16 April 2020. Dua tahun terakhir, korban mengalami perubahan sikap menjadi lebih tempramental pada sang istri.

Guna pengembangan lebih lanjut, kasus tersebut kini ditangani oleh jajaran Polres Tasikmalaya Kota. Usai olah TKP oleh petugas unit identifikasi, jenazah Omi langsung diurus di kampungnya oleh keluarga, masyarakat bersama petugas Puskesmas Bungursari.

Istri dan keluarga Omi sudah membuat pernyataan tidak akan dilakukan autopsi terhadap jasad korban. Petugas pun tidak menemukan luka pada tubuh korban dan korban dipastikan meninggal akibat gantung diri. (KRO/RD/Okz)

www.radarindo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com