Viral, Gadis 21 Tahun Dianiaya Lantaran Dituding Pelakor

Viral, Gadis 21 Tahun Dianiaya Lantaran Dituding Pelakor

RADARINDO.co.id – SULSEL : Sebuah video yang menayangkan seorang gadis dianiaya setelah dituduh sebagai ‘perebut laki orang’ (pelakor) di Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), viral di media sosial (medsos).

Video tersebut diunggah pertama kali oleh akun Facebook Viera Ichal Keto (Keto) lewat siaran langsung pada Minggu (22/3) lalu. Dalam video berdurasi sekitar 1 menit lebih ini, tampak Ice (30) memukuli dan menjambak rambut korban berinisial RS (21).

Tampak, RS hanya bisa menangis pasrah dan tidak berdaya saat mendapat perlakuan kasar dari Ice. Peristiwa ini diketahui terjadi di halaman rumah kontrakan korban di daerah Kecamatan Tanete Riattang, Bone, Sulsel.

Saat itu, Ice datang bersama dua orang, yaitu Iwan, yang merupakan suaminya, dan Vera, yang merupakan sahabatnya. “Iwan ajak ketemu R karena ada permasalahan yang dia mau laporkan ke kepolisian. Iwan datang ke kontrakan yang kemudian saya lihat mereka 3 orang sudah tarik-tarikan dan ada yang memukuli korban,” kata WN, saksi dalam peristiwa tersebut, dikutip dari detikcom, Jum’at (27/3).

Menurut WN, saat itu dirinya ingin maju melerai, namun dihalangi salah seorang pelaku agar tidak ikut campur urusan mereka. “Saya mau maju untuk melerai mereka, Vera maju sambil merekam dan menyerukan jangan ikut campur. Sedangkan Irwan hanya diam liat-liat korban dipukuli istrinya sambil sesekali membantu istrinya,” ucap WN.

Wn tidak pernah menduga dan amat menyayangkan adanya peristiwa iyang dianggap sangat merugikan korban ini. Dia mengatakan, kondisi korban masih sangat terpukul atas peristiwa tersebut.

Dia mengatakan, korban malu dan merasa terdzalimi atas penganiayaan tersebut. Pihak korban kini memilih untuk menempuh jalur hukum.

Sementara, pihak Polres Bone telah mengaku telah menerima laporan dari korban atas kasus tersebut. “Betul, ada laporan yang masuk pada tanggal 22 Maret kemarin. Laporannya sudah kami proses. Disini selain tindak penganiayaan, ada juga laporan terkait pelanggaran ITE,” kata AKP Fahrun saat dikonfirmasi. (KRO/RD/Dtk)

 

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com